Analisis Konflik Kepentingan Pasal 8 Ayat (5) UU Kejaksaan dalam Penegakan Hukum yang Adil (Studi Terhadap Putusan PN Jakarta Pusat Nomor 38/Pid.SusTPK/2020/PN Jkt.Pst)

Arif Hadi Ramadhana, 220106131 and EMK Alidar, 197406261994021003 and Riza Afrian Mustaqim, 199310142019031013 (2026) Analisis Konflik Kepentingan Pasal 8 Ayat (5) UU Kejaksaan dalam Penegakan Hukum yang Adil (Studi Terhadap Putusan PN Jakarta Pusat Nomor 38/Pid.SusTPK/2020/PN Jkt.Pst). Jurisprudensi, 18 (2). pp. 1-14. ISSN E-ISSN: 2477-281X (Submitted)

[thumbnail of Konflik Kepentingan, Imunitas Jaksa, Equality Before The Law] Text (Konflik Kepentingan, Imunitas Jaksa, Equality Before The Law)
Artikel_ArifHadiRamadhana_220106131.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (728kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara idealitas perlindungan hukum terhadap jaksa dalam Pasal 8 ayat (5) UndangUndang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan dengan realitas praktik penegakan hukum yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan danketidakadilan. Ketentuan yang mensyaratkan persetujuan Jaksa Agung sebelum proses hukum terhadap jaksa bertujuan menjaga independensi, namun dalam praktiknya dapat menciptakan perlakuan istimewa yang bertentangan dengan prinsip equality before the law. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis konflik kepentingan berbasis kajian normatif yang dikaitkan secara konkret dengan studi Putusan PN Jakarta Pusat Nomor 38/Pid.Sus-TPK/2020/PN Jkt.Pst. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundangundangan dan studi putusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme imunitas jaksa berpotensi menghambat akuntabilitas serta membuka ruang konflik kepentingan akibat dominasi kontrol internal. Kasus Jaksa Pinangki menjadi bukti nyata bahwa lemahnya pengawasan dapat mendorong penyalahgunaan kewenangan. Oleh karena itu, diperlukan pembatasan imunitas secara proporsional, penguatan pengawasan eksternal, serta penegakan kode etik yang tegas guna mewujudkan penegakan hukum yang adil, transparan, dan berorientasi pada keadilan substantif.

Item Type: Article
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Arif Hadi Ramadhana
Date Deposited: 29 Jul 2026 09:15
Last Modified: 29 Jul 2026 09:15
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58620

Actions (login required)

View Item
View Item