Peran Literasi Risiko Syariah dan Efikasi diri Digital dalam Pencegahan Pinjaman Online Ilegal

Intan Safayana Amrie, 220603043 (2026) Peran Literasi Risiko Syariah dan Efikasi diri Digital dalam Pencegahan Pinjaman Online Ilegal. Journal of Sharia Economics, 7 (1). pp. 157-177. ISSN 2774-3543

[thumbnail of literasi  risiko  syariah;  efikasi  diri  digital;  pinjaman  online  ilegal;  fintech  syariah;  perilaku  keuangan; literasi keuangan digital; pengambilan keputusan keuangan.] Text (literasi risiko syariah; efikasi diri digital; pinjaman online ilegal; fintech syariah; perilaku keuangan; literasi keuangan digital; pengambilan keputusan keuangan.)
Intan Safayana Amrie, 220603043.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Perkembangan pesat teknologi keuangan digital telah mendorong peningkatan signifikan dalam penggunaan layanan pinjaman daring di Indonesia. Namun, kemudahan tersebut juga diiringi oleh maraknya praktik pinjaman online ilegal, termasuk yang secara keliru mengklaim beroperasi sesuai dengan prinsip syariah. Fenomena ini mencerminkan masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap risiko keuangan berbasis syariah, serta terbatasnya kemampuan individu dalam mengevaluasi keamanan dan legitimasi layanan keuangan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi risiko syariah dan efikasi diri digital dalam mencegah keterlibatan pada pinjaman online ilegal di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana faktor kognitif dan keyakinan individu memengaruhi pengambilan keputusan keuangan yang aman dan sesuai dengan prinsip syariah dalam konteks digital. Hasil penelitian ini diharapkan menunjukkan bahwa tingkat literasi risiko syariah dan efikasi diri digital yang lebih tinggi berkontribusi signifikan terhadap perilaku keuangan yang lebih aman serta mengurangi kerentanan terhadap praktik pinjaman ilegal. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian literasi keuangan syariah melalui integrasi dimensi kognitif dan perilaku. Secara praktis, temuan penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi regulator, institusi pendidikan, dan pengembang fintech syariah dalam merancang strategi edukasi dan kebijakan yang lebih efektif guna mencegah praktik pinjaman online ilegal di era ekonomi digital..

Item Type: Article
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 330 Economics (Ilmu Ekonomi)
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > S1 Perbankan Syariah
Depositing User: Intan Safayana Amrie Intan
Date Deposited: 30 Jul 2026 04:34
Last Modified: 30 Jul 2026 04:34
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58743

Actions (login required)

View Item
View Item