Implementasi Konsep Akad Murābaḥah Pada Perspektif Mazhab Syāfi’ī (Studi Komparatif Bank Aceh Syariah dan Bank Islam Malaysia Berhad)

Ahmad Haziq Aqashah Bin Jahya, 240103012 (2026) Implementasi Konsep Akad Murābaḥah Pada Perspektif Mazhab Syāfi’ī (Studi Komparatif Bank Aceh Syariah dan Bank Islam Malaysia Berhad). Al-Mudharabah: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 08 (02): 29. pp. 1-28. ISSN 2829-3665 (Submitted)

[thumbnail of Implementasi Konsep Akad Murābaḥah Pada Perspektif Mazhab Syāfi’ī (Studi Komparatif Bank Aceh Syariah Dan Bank Islam Malaysia Berhad)] Text (Implementasi Konsep Akad Murābaḥah Pada Perspektif Mazhab Syāfi’ī (Studi Komparatif Bank Aceh Syariah Dan Bank Islam Malaysia Berhad))
Artikel Al-Mudharabah Haziq Aqashah.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Artikel ini membahas implementasi akad murābaḥah dalam praktik perbankan syariah kontemporer dengan fokus pada perbandingan antara PT Bank Aceh Syariah dan Bank Islam Malaysia Berhad. Latar belakang kajian ini berangkat dari adanya perbedaan paradigma dalam mekanisme operasional, penentuan margin keuntungan, serta instrumen penanganan keterlambatan pembayaran yang menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian dengan fikih Mazhab Syāfi’ī. Aspek yang dikaji meliputi konsep dan praktik akad murābaḥah, persamaan dan perbedaan pola operasional, serta tingkat kepatuhan terhadap prinsip hukum fikih Syāfi’ī. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan komparatif, undang-undangan, dan konseptual, serta berbasis pada penelitian hukum empiris melalui wawancara, dokumentasi, dan telaah regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Aceh Syariah lebih konsisten menerapkan murābaḥah tradisional berbasis objek riil dengan margin tetap dan kebijakan tanpa denda keterlambatan, sementara Bank Islam Malaysia Berhad mengadopsi murābaḥah komoditas (tawarruq) dengan sistem CPR–EPR serta instrumen ta’wīḍ sebagai kompensasi. Kesimpulannya, kedua bank sama-sama berupaya menyalurkan pembiayaan sesuai prinsip syariah, namun dengan corak implementasi yang berbeda: Bank Aceh menekankan kepastian dan kesederhanaan, sedangkan Bank Islam Malaysia berorientasi pada fleksibilitas dan efisiensi pasar. Jika ditinjau dari perspektif Mazhab Syafi’i, praktik keduanya masih menyisakan catatan kritis, seperti urutan akad sebelum kepemilikan barang sempurna pada Bank Aceh, serta penggunaan skema tawarruq terorganisir dan tarif keuntungan mengambang pada Bank Islam Malaysia yang kurang sejalan dengan ketentuan klasik Syāfi’iyyah. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan interpretasi dan adaptasi terhadap tuntutan industri perbankan syariah modern.

Item Type: Article
Keywords (Kata Kunci): Implementasi, akad murābaḥah, studi komparatif
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.21 Jual Beli (Murabahah)
200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.28 Perbandingan Hukum Islam dengan Hukum Lainnya dibidang Muammalat, Termasuk Hukum Adat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Perbandingan Mazhab
Depositing User: Ahmad Haziq Aqashah bin Jahya
Date Deposited: 31 Jul 2026 09:22
Last Modified: 05 Aug 2026 04:05
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58768

Actions (login required)

View Item
View Item