Tinjauan Siyasah Dusturiyah Terhadap Perlindungan Kesenian Dalam Qanun Aceh No. 5 Tahun 2025 Tentang Pemajuan Kebudayaan Aceh

Tuah Gahara Reskina Mulia, 220105040 (2026) Tinjauan Siyasah Dusturiyah Terhadap Perlindungan Kesenian Dalam Qanun Aceh No. 5 Tahun 2025 Tentang Pemajuan Kebudayaan Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Membahas tentang bentuk perlindungan kesenian dalam Qanun  Aceh Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pemajuan Kebudayaan Aceh dan tinjauan Siyasah Dusturiyah terhadap perlindungan kesenian] Text (Membahas tentang bentuk perlindungan kesenian dalam Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pemajuan Kebudayaan Aceh dan tinjauan Siyasah Dusturiyah terhadap perlindungan kesenian)
Tuah Gahara Reskina Mulia - 220105040.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesenian sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Aceh yang memiliki nilai religius, sosial, dan historis, namun menghadapi tantangan globalisasi dan modernisasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mampu melindungi kesenian sekaligus tetap selaras dengan nilai-nilai syariat Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk perlindungan kesenian dalam Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pemajuan Kebudayaan Aceh dan bagaimana tinjauan Siyasah Dusturiyah terhadap perlindungan kesenian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan kesenian yang diatur dalam Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2025 serta menganalisis kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Siyasah Dusturiyah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan studi kepustakaan melalui bahan hukum primer dan sekunder. Data dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan kesenian dalam Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2025 diatur melalui aspek pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan. Perlindungan tersebut mencakup pengelolaan warisan budaya, penguatan ekosistem kebudayaan, serta dukungan pembinaan dan pendanaan. Ditinjau dari perspektif Siyasah Dusturiyah, Qanun ini telah sejalan dengan prinsip kemaslahatan, keadilan, maqāṣid al-syarī‘ah, dan amar ma’ruf nahi munkar. Namun, implementasinya masih menghadapi kelemahan, khususnya dalam aspek pengaturan teknis, perlindungan hak seniman, dan pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi implementasi agar perlindungan kesenian dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Qanun Aceh Nomor 5 Tahun 2025, Pemajuan Kebudayaan Aceh, Perlindungan Kesenian, dan Siyasah Dusturiyah
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.71 Hukum Tata Negara Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Tata Negara
Depositing User: Tuah Gahara Reskina Mulia
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:19
Last Modified: 04 Aug 2026 04:25
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58829

Actions (login required)

View Item
View Item