Peran WALHI Dalam Membangun Kesadaran Ekologis Masyarakat Terhadap TPA Gampong Jawa Kota Banda Aceh

Muhammad Raihan, 190305078 (2026) Peran WALHI Dalam Membangun Kesadaran Ekologis Masyarakat Terhadap TPA Gampong Jawa Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Membahas tentang peran walhi dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat terhadap TPA Gampong Jawa Kota Banda Aceh] Text (Membahas tentang peran walhi dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat terhadap TPA Gampong Jawa Kota Banda Aceh)
Muhammad Raihan, Skripsi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Keberadaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Gampong Jawa Kota Banda Aceh yang mengalami peningkatan volume sampah dan melebihi kapasitas telah menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan, seperti pencemaran udara, air, dan tanah yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat di sekitarnya. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya membangun kesadaran ekologis masyarakat melalui peran berbagai pihak, salah satunya Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran WALHI Aceh dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat terhadap TPA Gampong Jawa Kota Banda Aceh serta mengetahui kendala yang dihadapi WALHI dalam pelaksanaan upaya tersebut dengan menggunakan metode penelitian kualitatif terhadap pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dan Kemudian Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas perwakilan WALHI Aceh, aparatur Gampong Jawa, masyarakat sekitar TPA, dan pengelola TPA. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa WALHI Aceh berperan dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat melalui program Sekolah Ekologi, sosialisasi dan edukasi lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah dan pembuatan kompos, kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, diskusi publik, serta pendampingan advokasi hak-hak lingkungan masyarakat. Pendekatan partisipatif dan persuasif-edukatif yang diterapkan mampu meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan serta memperjuangkan hak atas lingkungan yang sehat. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, kebiasaan yang sulit diubah, keterbatasan sumber daya organisasi, serta belum optimalnya dukungan berbagai pihak dalam pengelolaan lingkungan di sekitar TPA. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa WALHI Aceh telah menjalankan perannya sebagai edukator, fasilitator, advokat, dan pendamping masyarakat dalam membangun kesadaran ekologis di Gampong Jawa. Meskipun demikian, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara WALHI, pemerintah, dan masyarakat agar upaya peningkatan kesadaran ekologis dapat berlangsung secara berkelanjutan dan mampu mewujudkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Peran WALHI, Kesadaran Ekologis Masyarakat Terhadap TPA
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 360 Social Problems and Services (Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial) > 363 Masalah dan pelayanan sosial lainnya > 363.7 Masalah lingkungan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Sosiologi Agama
Depositing User: Muhammad Raihann Raihan
Date Deposited: 05 Aug 2026 05:29
Last Modified: 05 Aug 2026 07:31
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/58914

Actions (login required)

View Item
View Item