Pengaruh Produksi Kelapa Sawit dan Kinerja Sektor Perkebunan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Nagan Raya 2009-2023

Farhan Ilhammi, 190604091 (2026) Pengaruh Produksi Kelapa Sawit dan Kinerja Sektor Perkebunan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Nagan Raya 2009-2023. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang ilmu ekonomi] Text (membahas tentang ilmu ekonomi)
Farhan Ilhammi, 190604091 FEBI, IE.pdf - Published Version

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produksi kelapa sawit dan kinerja sektor perkebunan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nagan Raya periode 2009–2023. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, sebagai komoditas unggulan yang menjadi motor penggerak perekonomian daerah. Meskipun demikian, produksi kelapa sawit cenderung fluktuatif dari tahun ke tahun, sehingga perlu diteliti sejauh mana pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model regresi linear berganda menggunakan aplikasi E-Views. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa log produksi kelapa sawit (LOG_X1), kinerja sektor perkebunan dalam persentase kontribusi PDRB (X2), serta laju pertumbuhan PDRB ADHK Kabupaten Nagan Raya sebagai variabel dependen (Y), diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait periode 2009–2023 (n = 15 observasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (F-statistic = 4,058; Prob. F = 0,045). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,403 menunjukkan bahwa 40,3% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh variabel produksi kelapa sawit dan kinerja sektor perkebunan, sedangkan sisanya 59,7% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Secara parsial, kinerja sektor perkebunan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (β = 0,219; t = 2,837; p = 0,015 < 0,05). Sementara itu, produksi kelapa sawit (LOG_X1) berpengaruh negatif dan signifikan pada taraf kepercayaan 10% (β = -0,372; t = -1,791; p = 0,099 < 0,10). Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa model telah memenuhi asumsi normalitas (Jarque-Bera = 2,090; p = 0,352), bebas multikolinearitas (Centered VIF = 1,445 < 10), bebas autokorelasi (Durbin-Watson = 1,841), dan bebas heteroskedastisitas (Breusch-Pagan; p = 0,718 > 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, kinerja sektor perkebunan terbukti menjadi variabel dominan yang mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya. Sektor ini berperan strategis tidak hanya sebagai penyumbang utama PDRB, tetapi juga melalui efek ganda (multiplier effect) terhadap sektor lain seperti perdagangan, jasa, dan industri pengolahan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 330 Economics (Ilmu Ekonomi) > 338 Produksi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > S1 Ilmu Ekonomi
Depositing User: Farhan Ilhammi
Date Deposited: 10 Aug 2026 07:43
Last Modified: 11 Aug 2026 02:29
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59019

Actions (login required)

View Item
View Item