Efektivitas Pembacaan Mantra Candeng Dalam Prosesi Pengambilan Madu Lebah (Studi Di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang)

Siti Zarima, 220501022 (2026) Efektivitas Pembacaan Mantra Candeng Dalam Prosesi Pengambilan Madu Lebah (Studi Di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

[thumbnail of Efektivitas Pembacaan Mantra Candeng Dalam Prosesi Pengambilan Madu Lebah (Studi Di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang)] Text (Efektivitas Pembacaan Mantra Candeng Dalam Prosesi Pengambilan Madu Lebah (Studi Di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang))
SKRIPSI_SITI_ZARIMA(220501022)_PRODI_SKI revisi (2)-3.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Efektivitas Pembacaan Mantra Candeng dalam Prosesi Pengambilan Madu Lebah (Studi di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang)”. Mantra Candeng merupakan seni tutur berbentuk syair yang mengandung kata-kata pujian, rayuan dan bujukan juga perintah halus kepada “penjaga alam” agar memberi izin ketika prosesi pengambilan madu hutan khususnya pada masyarakat Melayu di Aceh Tamiang. Mantra Candeng berisikan syair yang ditujukan kepada lebah dengan bahasa kiasan Tamiang. Sehingga dalam proses pengambilan madu hutan tersebut terdapat efektivitas yang terjadi kepada orang yang membacanya, diantaranya adalah terhindar dari sengatan lebah, menjaga tubuh dari gangguan gaib, serta membawa keberkahan atas rezeki dari hasil alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas pembacaan mantra Candeng terhadap pengambilan madu lebah di Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan mantra Candeng dianggap efektif bagi pawang oleh masyarakat Desa Pangkalan karena dipercaya mampu mengusir rasa takut, melindungi diri, memperkuat keyakinan diri, dan memberikan semangat. Selain itu mantra Candeng memiliki makna dan nilai yang terkandung di dalam mantra Candeng, yaitu makna religius, makna simbolik dan kepercayaan lokal, nilai adab dan etika terhadap alam, nilai sosial dan kebersamaan, dan nilai kepatuhan. Efektivitas mantra tidak hanya dipahami sebagai kekuatan magis, tetapi juga sebagai bentuk kepercayaan kolektif yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Desa Pangkalan. Dengan demikian, mantra Candeng memiliki peranan penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi pengambilan madu lebah sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya lokal yang diwariskan secara turun- temurun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 306 Kebudayaan dan Pranata
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Siti Zarima
Date Deposited: 18 Aug 2026 03:43
Last Modified: 18 Aug 2026 03:43
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59188

Actions (login required)

View Item
View Item