Konstruktif Kognitif Dalam Lagu Kun Fudooliyan Karya Humod Alkhuder Dan Generasi Karya Once Mekel

Cut Faradilla, 220502043 (2026) Konstruktif Kognitif Dalam Lagu Kun Fudooliyan Karya Humod Alkhuder Dan Generasi Karya Once Mekel. An-Nas: Jurnal Humaniora, 12 (1). pp. 1-16. ISSN 2597-7822 (Submitted)

[thumbnail of Konstruktif Kognitif, Jean Piaget, Studi Banding, Lirik Lagu, Kun Fudhooliyan, Generasi] Text (Konstruktif Kognitif, Jean Piaget, Studi Banding, Lirik Lagu, Kun Fudhooliyan, Generasi)
pdfartikel_merged_watermark-1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur konstruktif kognitif berdasarkan teori Jean Piaget dalam lagu Kun Fudooliyan karya Humood Al-Khuder dan lagu Generasi karya Once Mekel serta membandingkan persamaan dan perbedaan unsur konstruktif kognitif yang terdapat dalam kedua lagu tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi banding. Sumber data primer dalam penelitian ini berupa lirik lagu Kun Fudooliyan dan Generasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan teori konstruktif kognitif Jean Piaget. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca, menyimak, dan mencatat lirik yang berkaitan dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, menafsirkan, serta membandingkan data berdasarkan unsur konstruktif kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lagu mengandung unsur konstruktivisme kognitif berupa asimilasi, akomodasi, dan equilibrasi. Lagu Kun Fudooliyan lebih menonjolkan rasa ingin tahu, kebiasaan bertanya, mengamati, meneliti, berpikir kritis, dan pencarian pengetahuan. Sementara itu, lagu Generasi lebih menekankan pencarian jati diri, harapan, pengalaman hidup, semangat generasi muda, serta proses memahami masa depan. Persamaan kedua lagu terletak pada adanya dorongan untuk berpikir aktif, mencari pengetahuan, menemukan jawaban, dan membangun pemahaman melalui pengalaman. Adapun perbedaannya terletak pada fokus pembentukan makna, yaitu Kun Fudooliyan lebih berorientasi pada proses intelektual dan pembelajaran, sedangkan Generasi lebih berorientasi pada perkembangan diri, pengalaman hidup, dan pencarian makna. Dengan demikian, kedua lagu tidak hanya memiliki nilai estetis, tetapi juga mengandung pesan edukatif yang dapat menggambarkan proses pembentukan pengetahuan secara aktif sesuai dengan teori konstruktif kognitif Jean Piaget.

Item Type: Article
Keywords (Kata Kunci): Keywords: Cognitive Constructivist, Jean Piaget, Comparative Study, Song Lyrics, Kun Fudooliyan, Generasi.
Subjects: 700 Arts and Recreation > 780 Music (Seni Musik)
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Cut Faradilla
Date Deposited: 26 Aug 2026 02:03
Last Modified: 26 Aug 2026 02:03
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59454

Actions (login required)

View Item
View Item