Kriteria Kafā'ah Perspektif Generasi Z dan Implikasinya Terhadap Kecendrungan Penurunan Angka Pernikahan di Kota Banda Aceh

Fonna Shalsa Nabilla, 241010021 (2026) Kriteria Kafā'ah Perspektif Generasi Z dan Implikasinya Terhadap Kecendrungan Penurunan Angka Pernikahan di Kota Banda Aceh. Tesis thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Kafā'ah, Generasi Z, Penurunan Angka Pernikahan] Text (Kafā'ah, Generasi Z, Penurunan Angka Pernikahan)
organized (25).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Perkawinan dalam Islam bertujuan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dengan kafā'ah atau kesepadanan calon suami istri sebagai salah satu unsur pentingnya. Namun angka pernikahan di Kota Banda Aceh terus menurun dalam enam tahun terakhir sejalan dengan turunnya angka pernikahan Kota Banda Aceh dari 1.697 peristiwa (2021) menjadi 1.505 peristiwa (2025), sementara cara Generasi Z memaknai kafā'ah tampak bergeser dari rumusan fikih klasik menuju standar yang lebih banyak dibentuk oleh media sosial dan tekanan ekonomi, sehingga menimbulkan pertanyaan bagaimana kriteria kafā'ah dipahami dan sejauh mana pergeserannya berkaitan dengan penurunan angka pernikahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan mixed method, data kualitatif sebagai strand dominan dan data kuantitatif sebagai penguat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan kuesioner terhadap 42 narasumber Generasi Z, wawancara dengan Kepala KUA Kecamatan Ulee Kareng, serta observasi dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan qualitative content analysis dan statistik deskriptif berlandaskan teori kafā'ah dan perubahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan kafā'ah dalam Hukum Islam tetap bertumpu pada empat kriteria fikih klasik, yaitu agama, nasab, fisik, dan harta, dengan agama sebagai ukuran paling mendasar. Generasi Z masih menempatkan agama sebagai prioritas tertinggi (64,3%), namun harta, nasab, dan fisik mengalami reinterpretasi, sementara pendidikan muncul sebagai kriteria baru dengan posisi kedua tertinggi (45,2%). Standar pasangan yang dirasakan semakin tinggi (76,2%), kesulitan menemukan pasangan sekufu (71,4%), dan kecenderungan menunda pernikahan demi kemapanan (57,1%) Kriteria kafā'ah Generasi Z dengan demikian merupakan salah satu faktor kontekstual yang berkontribusi terhadap kecenderungan tersebut, bukan penyebab tunggal.

Item Type: Thesis (Tesis)
Keywords (Kata Kunci): Kafā'ah, Generasi Z, Penurunan Angka Pernikahan
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.31 Nikah
Divisions: Program Pascasarjana > S2 Hukum Keluarga
Depositing User: Fonna Shalsa Nabilla
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:05
Last Modified: 28 Aug 2026 03:05
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59479

Actions (login required)

View Item
View Item