Peran Pemerintah terhadap Peredaran Jajanan Tidak Sehat di Lingkungan Sekolah dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Banda Aceh)

Ariful Mufti, 121310048 (2018) Peran Pemerintah terhadap Peredaran Jajanan Tidak Sehat di Lingkungan Sekolah dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Banda Aceh). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Jajanan)
Ariful Mufti.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Membahas tentang Jajanan)
Form B dan Form D.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (416kB) | Preview

Abstract

Menurut agama Islam, makanan bukan hanya sekedar mengenai hukum halal dan haram saja, tetapi kualitas dan efek makanan terhadap kesehatan tubuh juga dijaga. Makanan yang baik serta halal adalah makanan yang dianggap baik oleh naluri kemanusiaan yang normal, atau dianggap baik oleh semua manusia. Islam sangat memperhatikan tentang sumber dan kebersihan makanan, cara memasak, menghidangkan dan memakan makanan. Dari latar belakang masalah ini terdapat tiga rumusan masalah, pertama, bagaimana standar kehalalan pada makanan yang ditetapkan oleh pemerintah. Kedua, bagaimana upaya pemerintah dalam menangani makanan tidak sehat yang diperjualbelikan di lingkungan sekolah. Ketiga, bagaimana pandangan hukum Islam tentang peran pemerintah terhadap peredaran makanan tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standar kehalalan pada makanan yang ditetapkan oleh pemerintah, mengetahui upaya pemerintah dalam menangani makanan tidak halal yang diperjualbelikan di lingkungan sekolah, serta untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum Islam tentang peran pemerintah terhadap peredaran makanan tidak sehat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif-analisis, dimana hasil yang ditemukan di lapangan dapat digambarkan menjadi sebuah kesimpulan yang sesuai dan menjawab tujuan penelitian yang telah ditentukan. Untuk pengumpulan data penulis menggunakan penelitian lapangan dan kepustakaan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa standar kehahalan yang ditetapkan LPPOM MPU meliputi: Bahan yang digunakan untuk membuat sebuah produk tidak bertentangan dengan syariat Islam, seperti bahan tidak berasal dari babi, khamar dan turunannya, fasilitas produksi hanya dapat digunakan untuk memproduksi porduk-produk yang bersifat halal. Fasilitas produksi tidak boleh dicampur dengan segala hal yang bertentangan dengan syariat Islam, seperti bercampurnya fasilitas produksi daging sapi dengan daging babi. Dan standarisasi makanan halal yang ditetapkan oleh LPPOM MPU sudah disosialisasikan oleh pihak terkait kepada masyarakat. Dan diharapkan kepada pihak LPPOM MPU dan dinas kesehatan untuk dapat meningkatkan pengawasan terhadap segala jenis makanan yang beredar di Kota Banda Aceh agar terjaga kehalalannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Dr. Khairuddin, S.Ag., M.Ag 2.Bustamam Usman
Uncontrolled Keywords: Pemerintah, Peredaran, Jajanan, Hukum Islam
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.9 Aspek Fiqih Lainnya > 2X4.91 Makanan dan Minuman
Depositing User: Ariful Mufti
Date Deposited: 06 Dec 2018 05:56
Last Modified: 06 Dec 2018 05:56
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/5973

Actions (login required)

View Item View Item