Pengawasan terhadap Dugaan Pungutan pada Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026 di Kota Banda Aceh oleh Ombudsman RI Perwakilan Aceh Ditinjau melalui Konsep Al-Hisbah

Nabila Brudinam Selian, 220105078 (2026) Pengawasan terhadap Dugaan Pungutan pada Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026 di Kota Banda Aceh oleh Ombudsman RI Perwakilan Aceh Ditinjau melalui Konsep Al-Hisbah. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Pengawasan Ombudsman, Maladministrasi, Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah, Pungutan, Al-Hisbah] Text (Pengawasan Ombudsman, Maladministrasi, Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah, Pungutan, Al-Hisbah)
SKRIPSI NABILA BRUDINAM SELIAN ASLI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Praktik maladministrasi berupa dugaan pungutan pada Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) Tahun Pelajaran 2025/2026 di Kota Banda Aceh yang membebani masyarakat menjadi persoalan serius. Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada pelaksanaan pengawasan oleh Ombudsman RI Perwakilan Aceh, efektivitas pengawasan tersebut, serta tinjauan konsep Al-Hisbah terhadap proses pengawasan yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum yuridis-empiris. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan yang kemudian dianalisis secara kualitatif dengan pola penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan Ombudsman dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: pencegahan (Kick-Off Meeting), pengawasan rutin (Sidak acak), dan penyelesaian laporan (penerbitan LHP). Ditemukan tiga bentuk maladministrasi utama, yaitu penyimpangan prosedur, penyalahgunaan wewenang, dan pengabaian kewajiban hukum. Pengawasan dinyatakan efektif dengan tingkat kepatuhan pengembalian dana, meskipun dihadapkan pada kendala pembelaan anggaran oleh instansi terkait serta masih rendahnya literasi laporan masyarakat. Kesimpulannya, pelaksanaan pengawasan Ombudsman RI Perwakilan Aceh secara substantif sejalan dengan prinsip Al-Hisbah dalam Islam yang menegakkan amar ma'ruf nahi munkar dan memberantas Al-Maksu (pungutan secara batil). Ombudsman bertindak sebagai manifestasi muhtasib modern untuk menciptakan keadilan birokrasi, transparansi pelayanan publik, serta melindungi hak-hak masyarakat

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Pengawasan Ombudsman, Maladministrasi, Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah, Pungutan, Al-Hisbah
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 350 Public Administration and Military Science (Administrasi Negara dan Ilmu Kemiliteran)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Tata Negara
Depositing User: Nabila Brudinam Selian
Date Deposited: 27 Aug 2026 02:46
Last Modified: 27 Aug 2026 02:46
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59738

Actions (login required)

View Item
View Item