Fitrah Alni Zahrawan, 220501003 (2026) Eksistensi Bahasa Aneuk Jamee di Kalangan Generasi Z di Desa Durian Rampak Kabupaten Aceh Barat Daya. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
FITRAH ALNI ZAHRAWAN_220501003.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Bahasa merupakan suatu hal yang krusial dalam sebuah kelompok masyarakat, Bahasa sebagai identitas budaya di masyarakat, jika ke eksistensian suatu bahasa mulai memudar atau bergeser penggunaanya, maka ditakutkan kedepannya eksistensi Bahasa tersebut kian memudar, dan akan hilang di makan oleh zaman. Penelitian ini bertujuan memahami situasi Bahasa Aneuk Jamee di kalangan Generasi Z, faktor penghambat penggunaannya dalam interaksi sehari-hari, serta upaya menjaga keberlangsungannya di Desa Durian Rampak, Kabupaten Aceh Barat Daya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari generasi muda, tokoh masyarakat, dan warga desa yang berkaitan dengan penggunaan Bahasa Aneuk Jamee. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Bahasa Aneuk Jamee masih digunakan penduduk Desa Durian Rampak, terutama dalam komunikasi informal dan interaksi dengan generasi tua. Namun, di kalangan Generasi Z penggunaannya mengalami penurunan. Generasi muda lebih condong menggunakan Bahasa Indonesia dalam keluarga, pendidikan, dan interaksi sosial. Pemakaian Bahasa Aneuk Jamee juga sering tercampur dengan Bahasa Indonesia sehingga ruang penggunaannya semakin berkurang. Faktor penghambat meliputi minimnya pembiasaan Bahasa daerah di keluarga, dominasi Bahasa Indonesia dalam pendidikan dan media, dampak globalisasi, kemajuan teknologi digital, media sosial, serta berkurangnya penanaman nilai budaya lokal. Alangkah baiknya kita sebagai penutur Bahasa turut melakukan upaya-upaya pelestarian Bahasa. Upaya pelestarian yang dilakukan antara lain membiasakan penggunaan Bahasa Aneuk Jamee di lingkungan keluarga, mempertahankan penggunaannya dalam interaksi sosial, meningkatkan kesadaran generasi muda akan Bahasa daerah sebagai identitas budaya, serta melibatkan lembaga pendidikan dan pemerintah dalam program pelestarian. Dengan demikian, pelestarian Bahasa Aneuk Jamee memerlukan kolaborasi keluarga, masyarakat, generasi muda, dan pemerintah agar tetap terjaga di masa mendatang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Eksistensi, Pergeseran Bahasa, Bahasa Aneuk Jamee, Generasi Z, Pelestarian Bahasa. |
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 306 Kebudayaan dan Pranata 400 Languages (Bahasa) > 499.221 Indonesian/Bahasa Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam |
| Depositing User: | Fitrah Alni Zahrawan |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 07:28 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 07:28 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/59816 |
