Maqasid Sharia Perspective on Single Mothers: A Study in Nagari VII Koto Talago, Lima Puluh Kota Regency, West Sumatra

Putri Azizah, 220101030 (2026) Maqasid Sharia Perspective on Single Mothers: A Study in Nagari VII Koto Talago, Lima Puluh Kota Regency, West Sumatra. El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 9 (2). pp. 1-31. ISSN 2620-8083 (Submitted)

[thumbnail of Tinjauan Maqashid Syariah terhadap Wanita Single Parent (Studi di Nagari VII Koto Talago, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat)] Text (Tinjauan Maqashid Syariah terhadap Wanita Single Parent (Studi di Nagari VII Koto Talago, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat))
Putri Azizah_220101030_Artikel Tugas Akhir_watermark.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (5MB)

Abstract

Wanita single parent yang tidak menikah lagi, seharusnya memperoleh perlindungan dan pemenuhan hak sesuai dengan prinsip maqashid syariah yang menekankan kemaslahatan dan menolak kemudharatan. Prinsip tersebut meliputi menjaga agama (hifz al-din), menjaga jiwa (hifz al-nafs), menjaga akal (hifz al-‘aql), menjaga keturunan (hifz al-nasl), dan menjaga harta (hifz al-mal). Namun, pada realitanya wanita single parent sering menghadapi stigma negatif masyarakat, keterbatasan akses layanan sosial, pekerjaan, serta kurangnya dukungan dari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang membuat wanita single parent di Nagari VII Koto Talago, memutuskan untuk tidak menikah lagi yang ditinjau dari perspektif maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara 7 orang informan wanita single parent, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan wanita single parent di Nagari VII Koto Talago, memutuskan untuk tidak menikah lagi adalah dikarenakan mengalami trauma dari pernikahan sebelumnya, belum move on dari suami yang sudah meninggal, adanya kekhawatiran penyalahgunaan atau eksploitasi harta, fokus merawat dan menafkahi anak, kekhawatiran terhadap kemungkinan pelecehan terhadap anak perempuannya, anak-anak yang tidak memberikan izin ibunya untuk menikah lagi, serta adanya kekhawatiran suaminya kedua tidak bisa menerima anak-anaknya. Dari beberapa faktor tersebut, keputusan para wanita single parent tidak menikah lagi tergantung pada kondisi yang dialaminya. Meskipun demikian, alasan tersebut tetap sejalan dengan maqashid syariah.

Item Type: Article
Keywords (Kata Kunci): Maqashid Syariah, Wanita Single Parent, Pernikahan
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat)
200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2x4.39 Aspek Munakahat Lainnya
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Putri Azizah
Date Deposited: 28 Aug 2026 05:05
Last Modified: 28 Aug 2026 05:05
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60055

Actions (login required)

View Item
View Item