Melawat di Simeulue (Studi Kasus: Desa Lambaya Kecamatan Simeulue Tengah dengan Desa Sanggiran Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue)

Rita Safari, 140501099 (2018) Melawat di Simeulue (Studi Kasus: Desa Lambaya Kecamatan Simeulue Tengah dengan Desa Sanggiran Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Tradisi Melawat)
Rita Safari.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Membahas tentang Tradisi Melawat)
Form B dan Form D.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (901kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul Melawat Di Simeulue (Studi Kasus: Desa Lambaya kecamatan Simeulue Tengah dengan Desa Sanggiran Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue). Tradisi melawat adalah sebuah kegiatan kunjungan, yang dilakukan oleh sekelompok individu, organisasi, masyarakat dari desa ke desa yang berbeda kecamatan dengan tujuan untuk mempererat talisilaturrahmi. Tradisi melawat ini berlaku di setiap desa-desa yang ada di Kabupaten Simeulue. Adapun desa yang penulis teliti adalah Desa Lambaya Kecamatan Simeulue Tengah dengan Desa Sanggiran Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah melawat di Simeulue, prosesi melawat di Desa Lambaya dengan Desa Sanggiran, peran masyarakat dalam melestarikan tradisi melawat dan manfaat melawat bagi masyarakat Desa Lambaya dengan Desa Sanggiran. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan tehnik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa prosesi melawat merupakan kegiatan kunjungan yang dilakukan sekelompok individu, organisasi atau masyarakat dengan cara bermusyawarah bersama warga, berkomunikasi, dan mempersiapkan segala keperluan dan kepentingan kegiatan melawat. Pelaksanaan melawat ini dipimpin oleh orang tertinggi di desa atau orang yang dipercaya sebagai pemimpin rombongan kegiatan. Peran dan manfaat masyarakat melestarikan tradisi melawat adalah masyarakat terus mempertahankan, mengaplikasikan, menjaga dan mengembangkan tradisi dan nilai-nilai kebudayaan sehingga dengan melawat dapat memperkuat silaturrahmi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dengan melawat mereka bisa mendapatkan pengalaman baru, mengetahui kelemahan, kekurangan dalam berorganisasi, menjauhkan mereka dari perseteruan, mendapat keluarga baru dan yang terpenting mendapat ilmu pengetahuan yang belum perna mereka dapatkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Phil. Abdul Manan, M.Sc., M. 2. Sanusi, S.Ag., M.Hum
Uncontrolled Keywords: Melawat, Simeulue, Desa Lambaya, Desa Sanggiran.
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.9 Adat Istiadat
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Rita Safari
Date Deposited: 11 Dec 2018 05:05
Last Modified: 11 Dec 2018 05:05
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/6013

Actions (login required)

View Item View Item