Mapesa dan Pelestarian Cagar Budaya di Aceh

Cut Yuliana Putri, 140501093 (2018) Mapesa dan Pelestarian Cagar Budaya di Aceh. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Mapesa dan Pelestarian Cagar)
Cut Yuliana Putri.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Membahas tentang Mapesa dan Pelestarian Cagar)
Form B dan Form D.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (900kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “MAPESA dan Pelestarian Cagar Budaya di Aceh”. MAPESA adalah salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat yang berperan aktif dalam pelestarian cagar budaya di Aceh. Pelestarian cagar budaya yang dimaksud adalah pelestarian terhadap komplek-komplek makam yang sudah terbengkalai dan tidak terawat lagi, yang ada di Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran yang jelas tentang program kerja dan aktivitas yang dilakukan oleh MAPESA dalam melestarikan benda cagar budaya, hasil yang telah dicapai oleh MAPESA selama melestarikan benda cagar budaya, serta untuk mengetahui bagaimana respon masyarakat terhadap upaya yang dilakukan MAPESA dalam melestarikan benda cagar budaya di Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan cara menelaah kepustakaan dan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data adalah, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa MAPESA adalah organisasi yang sangat peduli dengan peninggalan-peninggalan sejarah Islam Aceh yang terbengkalai. Fokus penelitian serta pengkajian MAPESA adalah pada sebaran nisan-nisan yang sudah tidak terawat lagi, dengan upaya dilakukannya meuseuraya (gotong royong). Meuseuraya adalah kegiatan rutin MAPESA yang dilaksanakan pada hari minggu, dimulai dari jam 10:00 pagi sampai dengan jam 17:00 petang. Setelah dilakukan gotong royong terhadap komplek-komplek nisan yang terbengkalai, akan diperoleh hasil kajian dan penelitian dari bacaan inskripsi yang ada pada nisan. Hasil bacaan tersebut lalu diterjemahkan dan ditulis dengan disertai pencarian sumber tambahan dari pustaka, dan hasil kajian yang sudah ilmiah dipublikasikan di website MAPESA. Sepanjang sejarah berdirinya sejak tahun 2009, tim MAPESA telah melakukan beberapa kali ekspedisi. Wilayah tujuan ekspedisi yang pernah didatangi MAPESA adalah wilayah Lamreh pada tahun 2012, wilayah Peukan Bada, dan wilayah Barat Selatan Aceh hingga Singkil pada akhir 2017, wilayah Ujung Pancu pada awal 2018. Namun, kerja yang dilakukan MAPESA dalam upaya melestarikan benda cagar budaya di Aceh tidak selamanya mendapatkan respon yang baik dari masyarakat. Masyarakat memiliki sudut pandang yang berbeda-beda, ada yang menanggapi dengan positif dan ada yang menanggapi dengan negatif terhadap kinerja yang telah dilakukan MAPESA ketika meusueraya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Drs. Husaini Husda, M.Pd 2. Muhammad Yunus Ahmad, S.Hum, M.
Uncontrolled Keywords: MAPESA, Pelestarian, Cagar Budaya
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 307 Komunitas > 307.76 Komunitas Kota
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Cut Yuliana Putri
Date Deposited: 11 Dec 2018 10:10
Last Modified: 11 Dec 2018 10:10
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/6014

Actions (login required)

View Item View Item