Dinamika Tradisi Beguru pada Masyarakat Gayo

Aradi Kenara, 210501015 (2026) Dinamika Tradisi Beguru pada Masyarakat Gayo. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Dinamika Tradisi Beguru Pada Masyarakat Gayo] Text (Dinamika Tradisi Beguru Pada Masyarakat Gayo)
SKRIPSI ARIADI revisi BAB I-V juli 2026 Revisi Sidang (pertama).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Tradisi Beguru merupakan warisan budaya masyarakat Gayo berupa pemberian nasihat dan bimbingan moral-spiritual kepada calon pengantin oleh tetua adat dan agama sebelum pernikahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor- faktor yang menyebabkan tradisi Beguru masih dipandang sebagai keharusan adat serta mendeskripsikan tahapan pelaksanaannya dalam pernikahan masyarakat Gayo masa kini. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan (field research) di Kampung Mahbengi, Kabupaten Aceh Tengah. Pengumpulan data melalui observasi non-partisipan, wawancara semi terstruktur dengan informan (Reje Kampung, Petue Kampung, Imam Kampung, dan Sarak Opat), serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan tradisi Beguru masih dipertahankan karena nilai religius, sosial, moral, dan budaya yang kuat, serta berfungsi sebagai media pendidikan moral dan spiritual. Keberlangsungannya didukung hubungan erat adat-agama, peran keluarga, legitimasi tokoh adat, dan pandangan bahwa Beguru bagian dari kesempurnaan adat pernikahan. Pelaksanaan Beguru dimulai dari musyawarah keluarga, penentuan waktu, hingga pemberian nasihat (ejer muarah) oleh Imam Kampung, Reje, Petue, dan Sarak Opat yang mencakup tauhid, ibadah, etika rumah tangga, dan tata krama sosial. Beguru mengandung simbol budaya seperti upuh ulen-ulen, perlengkapan petaweran, dan bahasa adat yang merepresentasikan kesiapan moral serta hubungan erat budaya dan Islam. Tradisi ini juga bagian dari struktur sosial Gayo yang menjaga keteraturan, solidaritas, dan kesinambungan adat. Meskipun terjadi penyesuaian teknis dan durasi akibat modernisasi, nilai-nilai utama Beguru tetap dipertahankan sebagai identitas budaya dan pembentukan karakter generasi muda

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Tradisi, Beguru, Masyarakat Gayo, dinamika Budaya
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 390 Customs, Etiquette, Folklore (Adat Istiadat, Etiket, Folklor)
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Aradi Kenara
Date Deposited: 28 Aug 2026 10:52
Last Modified: 28 Aug 2026 10:52
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60157

Actions (login required)

View Item
View Item