Manisya Sofia Rana, 190402087 (2026) Peran Penyuluh Agama dalam Meminimalisir Terjadinya Pernikahan Dini (Studi di KUA Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Skripsi Manisya Sofia Fikkk.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (4MB)
Abstract
Pernikahan dini masih menjadi permasalahan sosial yang kompleks di Indonesia, termasuk di Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh agama dalam meminimalisir terjadinya pernikahan dini di KUA Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat yang dihadapi penyuluh agama, serta menggambarkan dampak pernikahan dini ditinjau dari aspek psikologis, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur kepada empat informan yang terdiri dari Kepala KUA dan penyuluh agama di KUA Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh agama menjalankan peran yang cukup aktif dan strategis melalui tiga peran utama yaitu penyuluhan keagamaan, bimbingan perkawinan, dan pendampingan kepada calon pengantin serta orang tua, yang didukung oleh empat program utama meliputi sosialisasi hukum perkawinan, bimbingan calon pengantin, konseling keluarga, dan edukasi keagamaan terintegrasi. Namun demikian, pelaksanaan program tersebut menghadapi berbagai hambatan yang saling berkaitan, yaitu kondisi geografis yang sulit, keterbatasan sumber daya manusia, permasalahan administrasi kependudukan, faktor sosial budaya masyarakat yang masih berpola pikir tradisional, serta minimnya sarana dan prasarana pendukung. Adapun pernikahan dini ditemukan memiliki dampak yang beragam, di mana dampak negatif lebih dominan mencakup ketidakmatangan emosi, keterbatasan interaksi sosial, stigma masyarakat, serta ketidakstabilan ekonomi akibat rendahnya pendidikan dan keterampilan pasangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya pencegahan pernikahan dini memerlukan sinergi antara peran penyuluh agama, dukungan infrastruktur, penguatan sistem administrasi, serta perubahan pola pikir masyarakat secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Penyuluh Agama, Pernikahan Dini, KUA Kecamatan Beutong, Dampak Psikologis Sosial Ekonomi |
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.3028 Bimbingan Perkawinan, Termasuk BP4 |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | Manisya Sofia Rana Mahyuddin |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:51 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:51 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60241 |
