Mutia, 220401032 (2026) Fenomena Penggunaan Kata “Anjir”,“Anjay” dan “Bjir” dalam Interaksi Sosial Generasi Z (Studi Pada Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh.”. Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora, 14 (2). pp. 1-16. ISSN 2597-9175 (Submitted)
Cetak Jurnal Yudis mumut.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Fenomena penggunaan kata “Anjir”, “Anjay”, dan “Bjir” di kalangan mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam menggambarkan dinamika perkembangan bahasa di masa sekarang. Hal menunjukkan terjadinya pergeseran makna (semantic shift) yang menjadi bagian dari gaya komunikasi generasi Z sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi generasi Z menggunakan kata “Anjir”, “Anjay”, dan “Bjir”, konteks penggunaan, serta tinjauan dari etika komunikasi Islam terhadap fenomena tersebut pada mahasiswa Komunikasi Penyiaran dan Islam UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kata “Anjir”, “Anjay”, dan “Bjir” tidak lagi dianggap sebagai kalimat umpatan melainkan berfungsi untuk mengekspresikan emosi yang mereka alami seperti kekesalan, kekaguman, terkejut maupun penenda keakraban dalam komunikasi informal. Selain itu, faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa generasi Z menggunakan kata-kata tersebut karena lingkungan pertemanan, spontanitas atau kebiasaan, dan gaya komunikasi generasi Z sekarang. Ditinjau dari perspektif etika komunikasi Islam terutama pada prinsip Qaulan Ma’rufa (perkataan yang baik/pantas), Qaulan Karima perkataan yang mulia), Qaulan Layyina (perkataan yang lemah lembut), maka penggunaan kata “Anjir”, “Anjay”, dan “Bjir” sangat tidak sejalan dengan prinsip-prinsip komunikasi Islam. Meskipun dari segi pragmatis makna dari kata tersebut telah bergeser atau tidak selalu digunakan untuk mengumpat, namun kata tersebut tetap berkonotasi negatif sehingga tidak menciptakan etika berbahasa yang baik sesuai yang diajarkan dalam Islam
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | kata “anjay”, “anjir”, dan “bjir”, interaksi sosial, generasi z, etika komunikasi Islam. |
| Subjects: | 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.3 Interaksi sosial dalam kelompok |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Mutia Mutia |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 07:08 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 07:08 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60370 |
