Implementasi Komunikasi Antarbudaya Masyarakat Pendatang dan Lokal di Gampong Kajhu Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar

Hifdhil Janni, 220401024 (2026) Implementasi Komunikasi Antarbudaya Masyarakat Pendatang dan Lokal di Gampong Kajhu Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang komunikasi dan penyiaran islam] Text (membahas tentang komunikasi dan penyiaran islam)
HIFDHIL JANNI, 220401024 FDK, KPI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Implementasi Komunikasi Antarbudaya Masyarakat Pendatang dan Lokal di Gampong Kajhu Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman latar belakang budaya masyarakat Gampong Kajhu yang terdiri atas masyarakat lokal dan masyarakat pendatang sehingga diperlukan komunikasi antarbudaya yang baik untuk mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kebudayaan masyarakat, implementasi komunikasi antarbudaya, serta hambatan komunikasi antarbudaya di Gampong Kajhu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Teori yang digunakan adalah Teori Pengelolaan Kecemasan dan Ketidakpastian (Anxiety/Uncertainty Management Theory). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan masyarakat lokal dan pendatang, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk kebudayaan masyarakat Gampong Kajhu diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti gotong royong, persiapan pernikahan, pengajian, maulid, meugang, kegiatan kematian, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya yang mencerminkan nilai kebersamaan, tolong-menolong, serta penghormatan terhadap adat istiadat dan kearifan lokal; (2) implementasi komunikasi antarbudaya antara masyarakat pendatang dan masyarakat lokal berlangsung dengan baik melalui pola komunikasi sirkular dan pola komunikasi primer, baik secara verbal maupun nonverbal, yang didukung oleh sikap saling menghargai, keterbukaan, dan kemampuan beradaptasi; serta (3) hambatan komunikasi antarbudaya yang ditemukan terutama berkaitan dengan perbedaan bahasa, dialek, dan latar belakang budaya pada tahap awal interaksi. Hambatan tersebut dapat diminimalkan melalui penggunaan bahasa yang mudah dipahami, sikap toleransi, serta keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Gampong Kajhu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 303 Proses sosial > 303.4 Perubahan sosial
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Hifdhil Janni
Date Deposited: 31 Aug 2026 07:42
Last Modified: 31 Aug 2026 07:42
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60402

Actions (login required)

View Item
View Item