Dampak People Pleaser Terhadap Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Fadhilla, 220402052 (2026) Dampak People Pleaser Terhadap Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Ameena Journal, 4 (3): 7. pp. 657-675. ISSN 2986-0016

[thumbnail of membahas tentang bimbingan dan konseling islam] Text (membahas tentang bimbingan dan konseling islam)
Fadhilla,220402052,FDK,BKI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB)

Abstract

Kajian mengenai perilaku people pleaser pada mahasiswa masih relatif terbatas, khususnya dalam konteks mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam. Perilaku people pleaser pada mahasiswa ditandai dengan kecenderungan mengutamakan kebutuhan dan harapan orang lain dibandingkan kepentingan diri sendiri, seperti kesulitan menolak permintaan, takut mengecewakan orang lain, serta adanya kebutuhan tinggi terhadap penerimaan sosial. Kondisi tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan mental mahasiswa.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi munculnya perilaku people pleaser serta mengkaji dampaknya terhadap kesehatan mental mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Informan penelitian berjumlah 10 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan hasil penyaringan awal menggunakan Google Form. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku people pleaser dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, kebutuhan penerimaan sosial, dan peer attachment, dengan aspek alienation sebagai aspek yang dominan. Perilaku tersebut berdampak pada kesehatan mental mahasiswa berupa overthinking, kecemasan, rasa bersalah, dan kelelahan emosional. Kemampuan menetapkan self-boundaries ditemukan berperan dalam mengurangi dampak negatif perilaku people pleaser.

Item Type: Article
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Fadhilla Dilla
Date Deposited: 31 Aug 2026 04:01
Last Modified: 31 Aug 2026 04:01
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60641

Actions (login required)

View Item
View Item