Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengawasan Penambangan Emas Ilegal Di Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie

Nadila, 220802061 (2026) Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengawasan Penambangan Emas Ilegal Di Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

[thumbnail of Peran Pemerintah Daerah, Pengawasan, Penambangan Emas Ilegal, Geumpang, Pidie.] Text (Peran Pemerintah Daerah, Pengawasan, Penambangan Emas Ilegal, Geumpang, Pidie.)
nadila_220802061 FULL.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Penambangan emas ilegal di Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie merupakan permasalahan yang masih berlangsung dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan dan penegakan terhadap aktivitas penambangan tanpa izin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran pemerintah daerah dalam pengawasan penambangan emas ilegal di Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie serta mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanaan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Pidie, Dinas ESDM Aceh, masyarakat, penambang, aparatur gampong, dan WALHI Aceh. Analisis penelitian menggunakan teori peran Biddle dan Thomas yang meliputi indikator harapan, norma, wujud perilaku, serta penilaian dan sanksi, serta teori pengawasan Robbins dan Coulter yang mencakup penetapan standar, pengukuran, perbandingan, dan tindakan korektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah melaksanakan pengawasan melalui sosialisasi, pemasangan papan larangan, patroli, razia, koordinasi lintas sektor, serta upaya legalisasi pertambangan rakyat. Namun, pelaksanaan pengawasan belum berjalan optimal. Pengukuran dan pemantauan masih bersifat insidental, sedangkan sanksi belum memberikan efek jera sehingga aktivitas pertambangan kembali berlangsung setelah penertiban. Faktor penghambat meliputi ketergantungan ekonomi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, kondisi geografis, kurangnya koordinasi antarinstansi, kebocoran informasi razia, keberadaan pemodal tambang, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap dampak lingkungan. Dengan demikian, peran pemerintah daerah dalam pengawasan penambangan emas ilegal belum optimal. Diperlukan penguatan koordinasi antarinstansi, peningkatan kapasitas pengawasan, percepatan legalisasi pertambangan rakyat, penegakan hukum konsisten, serta penyediaan alternatif mata pencaharian bagi masyarakat secara berkelanjutan di Geumpang. Kata kunci: Peran Pemerintah Daerah, Pengawasan, Penambangan Emas Ilegal, Geumpang, Pidie.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Technology (Applied Sciences) > 620 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Administrasi Negara
Depositing User: Nadila Dila
Date Deposited: 01 Sep 2026 05:00
Last Modified: 01 Sep 2026 05:00
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60673

Actions (login required)

View Item
View Item