Akuntabilitas Pemerintah dalam Penanganan Pasca Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Aceh Timur

Fauzan Hakiki, 210802145 (2026) Akuntabilitas Pemerintah dalam Penanganan Pasca Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Aceh Timur. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

[thumbnail of Akuntabilitas, Pascabencana, Banjir Bandang, BPBD, Kabupaten Aceh Timur.] Text (Akuntabilitas, Pascabencana, Banjir Bandang, BPBD, Kabupaten Aceh Timur.)
Fauzan Hakiki, 210802145.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas pemerintah dalam penanganan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Timur serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan penanganan pascabencana. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh besarnya dampak banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Aceh Timur yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur, permukiman, serta terganggunya kehidupan masyarakat. Meskipun pemerintah telah melakukan berbagai upaya penanganan, masih ditemukan berbagai kendala dalam pelaksanaan, seperti keterlambatan distribusi bantuan, keterbatasan sarana dan prasarana, serta koordinasi antarinstansi yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas pihak BPBD Kabupaten Aceh Timur, Dinas Sosial, pemerintah gampong, dan masyarakat terdampak. Analisis penelitian menggunakan teori akuntabilitas Sheila Elwood yang meliputi akuntabilitas hukum dan kejujuran, akuntabilitas proses, akuntabilitas program, dan akuntabilitas kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas pemerintah dalam penanganan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Timur telah dilaksanakan melalui kepatuhan terhadap regulasi, pelaksanaan prosedur penanganan bencana, pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi, serta penyusunan kebijakan penanggulangan bencana. Namun, implementasinya belum berjalan secara optimal karena masih terdapat hambatan berupa keterbatasan anggaran, sarana dan prasarana, akses menuju lokasi terdampak yang sulit, keterlambatan penyaluran bantuan, serta kurang optimalnya koordinasi dan validitas data penerima bantuan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas sumber daya, pembaruan sistem pendataan, serta peningkatan kesiapsiagaan pemerintah agar penanganan pascabencana dapat berlangsung lebih efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 360 Social Problems and Services (Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial) > 363 Masalah dan pelayanan sosial lainnya
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Administrasi Negara
Depositing User: Fauzan Hakiki Fauzan
Date Deposited: 01 Sep 2026 02:46
Last Modified: 01 Sep 2026 02:46
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60711

Actions (login required)

View Item
View Item