Efektivitas Biokoagulan Serbuk Biji Trembesi (Samanea saman) dalam Menurunkan Kekeruhan Air Banjir Menggunakan Metode Agitasi Manual Sederhana

NANDA ASTRIDYA, 220702053 (2026) Efektivitas Biokoagulan Serbuk Biji Trembesi (Samanea saman) dalam Menurunkan Kekeruhan Air Banjir Menggunakan Metode Agitasi Manual Sederhana. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Air Banjir, Agitasi Manual, Biokoagulan, Higiene dan  Sanitasi, Samanea saman] Text (Air Banjir, Agitasi Manual, Biokoagulan, Higiene dan Sanitasi, Samanea saman)
NANDA ASTRIDYA_220702051_TUGAS AKHIR.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Kata Kunci : Air Banjir, Agitasi Manual, Biokoagulan, Higiene dan Sanitasi, Samanea saman Bencana banjir sering kali menyebabkan penurunan drastis kualitas air permukaan akibat tingginya konsentrasi padatan tersuspensi dan kekeruhan, sehingga tidak layak digunakan untuk kebutuhan higiene dan sanitasi dasar. Di sisi lain, keterbatasan energi listrik dan sulitnya akses koagulan kimia sintetis di lokasi pengungsian menuntut adanya teknologi pengolahan air darurat yang praktis dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas serbuk biji trembesi (Samanea saman) sebagai biokoagulan alami dalam menurunkan kekeruhan dan Total Suspended Solids (TSS), menstabilkan pH, menentukan dosis optimumnya, serta mengevaluasi kelayakan aplikatif metode agitasi manual sederhana pada situasi darurat banjir. Pengujian dilakukan secara eksperimental menggunakan botol plastik bekas ukuran 1,5 liter sebagai reaktor koagulasi-flokulasi manual (1 menit pengocokan cepat, 5 menit pengocokan lambat, dan 1 jam sedimentasi) dengan variasi dosis 0; 0,1; 0,2; 0,3; 0,4; dan 0,5 g/L secara triplo. Hasil penelitian menunjukkan dosis optimum tercapai pada 0,1 g/L, yang mampu menurunkan kekeruhan dari 418 NTU menjadi 131 NTU (efisiensi 69%) dan TSS dari 139 mg/L menjadi 15 mg/L (efisiensi 89%), serta mempertahankan stabilitas pH pada kisaran netral (7,1). Uji One-Way ANOVA mengonfirmasi bahwa variasi dosis berpengaruh signifikan secara statistik terhadap penurunan kekeruhan (F = 95,582; p < 0,01), TSS (F = 13,105; p < 0,01), dan stabilitas pH (F = 6,793; p < 0,01). Kesimpulannya, metode agitasi manual berbasis biokoagulan biji trembesi dinilai layak diaplikasikan oleh masyarakat karena bebas energi listrik (zero-energy) dan bebas biaya (zero-cost), di mana parameter TSS dan pH telah memenuhi baku mutu PP No. 22 Tahun 2021 dan Permenkes No. 2 Tahun 2023. Namun, metode ini berfungsi optimal sebagai tahap pra-pengolahan yang memerlukan pengolahan lanjutan seperti filtrasi sederhana karena sisa kekeruhan (131 NTU) belum mencapai standar air higiene dan sanitasi (< 3 NTU).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Technology (Applied Sciences) > 620 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan) > 628.1 Teknik Persediaan Air, Perlindungan sungai, Perlindungan Laut, > 628.16 Air Bersih, Pengolahan Air Bersih, Distribusi Air, Teknik Rekayasa Air
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: Nanda Astridya
Date Deposited: 07 Sep 2026 04:11
Last Modified: 07 Sep 2026 04:11
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60916

Actions (login required)

View Item
View Item