Strategi Guru Dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak TKIT Syeikh Abdurrauf

Cut Zahra Iklima, 210210080 (2026) Strategi Guru Dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak TKIT Syeikh Abdurrauf. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 11 (4). pp. 3044-3056. ISSN 2502-6437

[thumbnail of Strategi Guru Dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak TKIT Syeikh Abdurrauf] Text (Strategi Guru Dalam Membangun Kepercayaan Diri Anak TKIT Syeikh Abdurrauf)
Cut Zahra Iklima (210210080).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Kepercayaan diri terlihat dari keberanian anak untuk mencoba kegiatan baru, berinteraksi dengan teman dan guru, menyampaikan pendapat, serta tampil di depan kelas. Kepercayaan diri perlu dikembangkan sejak dini agar anak mampu mengikuti kegiatan pembelajaran dan menyesuaikan diri dengan ingkungan. Dalam proses menumbuhkan kepercayaan diri anak, tidak terlepas dari strategi yang dilakukan oleh guru. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana strategi guru dalam membangun kepercayaan diri anak serta kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan strategi tersebut di TKIT Syeikh Abdurrauf. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 2 guru kelas B dan 40 anak usia 5–6 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan lima strategi dalam membangun kepercayaan diri anak, yaitu melibatkan anak dalam merencanakan kegiatan (planning time), memberikan arahan dan motivasi secara bertahap (scaffolding), menciptakan lingkungan belajar berbasis sentra untuk mendorong interaksi, memberikan tanggung jawab secara bergantian (role rotation), serta memberikan pujian dan penghargaan secara langsung (positive reinforcement). Kendala yang dihadapi guru meliputi perbedaan karakter anak, seperti pendiam dan pemalu, serta kebiasaan di rumah yang membuat anak kurang mandiri dan masih bergantung pada orang tua. Guru mengatasi kendala tersebut dengan memberikan pendekatan secara individual, kesempatan untuk mencoba secara bertahap, serta menjalin komunikasi dan kerja sama dengan orang tua. strategi guru yang dilakukan secara tepat dan konsisten dapat membantu membangun kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun. Kerja sama antara guru dan orang tua juga penting agar pembiasaan kemandirian dan kepercayaan diri anak dapat berkembang secara optimal.

Item Type: Article
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.1 Guru dan Pengajaran
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: Cut Zahra Iklima
Date Deposited: 01 Sep 2026 03:24
Last Modified: 01 Sep 2026 03:24
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60930

Actions (login required)

View Item
View Item