Efektivitas Serbuk Cangkang Keong Mas (Pomacea Canaliculata) Sebagai Biokoagulan Dalam Pengolahan Air Sungai Untuk Keperluan Air Bersih

Merry Purwa Nengsi, 190702008 (2026) Efektivitas Serbuk Cangkang Keong Mas (Pomacea Canaliculata) Sebagai Biokoagulan Dalam Pengolahan Air Sungai Untuk Keperluan Air Bersih. Skripsi thesis, Universitas Islam Negery Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of EFEKTIVITAS SERBUK CANGKANG KEONG MAS SEBAGAI BIOKOAGULAN] Text (EFEKTIVITAS SERBUK CANGKANG KEONG MAS SEBAGAI BIOKOAGULAN)
TA merry purwa nengsi 2.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Air sungai merupakan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun aktivitas domestik, pertanian, dan kegiatan lainnya dapat menurunkan kualitasnya, yang mengakibatkan peningkatan kadar Total Suspended Solids (TSS) dan kekeruhan. Salah satu metode alternatif untuk mengolah air sungai adalah koagulasi-flokulasi menggunakan koagulan alami yang berasal dari serbuk cangkang keong mas (Pomacea canaliculata). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas koagulan tersebut serta mengkaji pengaruh variasi dosis dan kecepatan pengadukan terhadap penurunan kadar TSS dan kekeruhan air sungai. Penelitian ini menguji dosis sebesar 0 g, 0,5 g, 1 g, 1,5 g, 2 g, dan 2,5 g per liter air sungai, dengan menggunakan kecepatan pengadukan cepat sebesar 120 rpm dan 150 rpm selama 2 menit, diikuti oleh pengadukan lambat pada kecepatan 30 rpm selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis optimal untuk penyisihan TSS adalah 1,5 g/L, yang menghasilkan penurunan sebesar 73,8% pada kecepatan 120 rpm dan 62,2% pada kecepatan 150 rpm. Terkait kekeruhan, dosis optimal adalah 0,5 g/L, yang menghasilkan penurunan sebesar 84,7% pada kecepatan 120 rpm dan 90,3% pada kecepatan 150 rpm. Berdasarkan hasil tersebut, serbuk cangkang keong mas (Pomacea canaliculata) memiliki potensi sebagai koagulan alami dalam proses koagulasi-flokulasi untuk vi menurunkan TSS dan kekeruhan air sungai. Kondisi optimum berbeda untuk setiap parameter, yaitu dosis 1,5 g/L pada kecepatan pengadukan 120 rpm untuk penyisihan TSS dan dosis 0,5 g/L pada kecepatan pengadukan 150 rpm untuk penyisihan kekeruhan. Dengan demikian, variasi dosis dan kecepatan pengadukan berpengaruh terhadap efektivitas penyisihan TSS dan kekeruhan pada air sungai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Technology (Applied Sciences) > 620 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: Merry Purwa Nengsi
Date Deposited: 01 Sep 2026 02:58
Last Modified: 01 Sep 2026 02:58
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60939

Actions (login required)

View Item
View Item