Uji Teratogenik Ekstrak Buah Rimbang (Solanum torvum Swartz) Pada Mencit Betina (Mus musculus)

Amellyanata, 200703006 (2026) Uji Teratogenik Ekstrak Buah Rimbang (Solanum torvum Swartz) Pada Mencit Betina (Mus musculus). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of teratogenik, buah rimbang, fetus] Text (teratogenik, buah rimbang, fetus)
Skripsi Amellyanata - 200703006.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (10MB)

Abstract

Teratogen merupakan agen yang dapat mengganggu perkembangan embrio atau fetus selama kehamilan dan menyebabkan kelainan pertumbuhan maupun morfologi. Agen teratogen dapat berasal dari obat, bahan kimia, lingkungan, makanan, serta senyawa alami. Hal ini menunjukkan pentingnya uji teratogenik, bagi bahan yang berpotensi dikonsumsi ibu hamil. Buah rimbang (Solanum torvum Swartz) merupakan bahan pangan yang umum dikonsumsi mentah atau sebagai campuran masakan dan memiliki manfaat seperti mencegah diabetes, bersifat antioksidan, meningkatkan sistem imun, menjaga fungsi jantung, mencegah kanker, merawat kesehatan kulit, bersifat antibakteri, memperlancar peredaran darah, mengatasi peradangan, serta menjaga kesehatan mata, dengan kandungan alkaloid, saponin, tanin, dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak buah rimbang terhadap berat induk, total fetus, jumlah fetus hidup, fetus mati, berat fetus, panjang fetus, kelainan morfologi dan hemoragi pada fetus mencit. Penelitian bersifat kuantitatif eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan, menggunakan 20 ekor mencit betina (Mus musculus) galur Balb/C sehat, umur 8–10 minggu, berat 28–30 gram. Kelompok dosis meliputi kontrol negatif, dosis 80 mg/kgBB, dosis 160 mg/kgBB, dan 320 mg/kgBB ekstrak buah rimbang, diberikan pada hari ke-6 sampai ke-17 kebuntingan. Hasil morfologi disajikan deskriptif. Analisis SPSS menunjukkan ekstrak buah rimbang tidak berpengaruh signifikan terhadap berat induk, total fetus (p>0,05), namun berpengaruh signifikan terhadap jumlah fetus hidup (Asymp. Sig. = 0,049; p<0,05), jumlah fetus mati (Asymp. Sig. = 0,041; p<0,05), dan hemoragi fetus (Asymp. Sig. = 0,025; p<0,05), sehingga pada ibu hamil diharapkan untuk berhati-hati ketika mengkonsumsi buah rimbang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 570 Biology (Biologi, Ilmu Hayat)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Biologi
Depositing User: Amellyanata Amellyanata
Date Deposited: 01 Sep 2026 03:30
Last Modified: 01 Sep 2026 03:30
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60987

Actions (login required)

View Item
View Item