Uji Teratogenik Ekstrak Daun Nipah (Nypa fruticans W.) Terhadap Fetus Mencit (Mus musculus L.)

Siti Diah Ayu Lestari Gea, 200703025 (2026) Uji Teratogenik Ekstrak Daun Nipah (Nypa fruticans W.) Terhadap Fetus Mencit (Mus musculus L.). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of teratogenik, daun nipah, fetus] Text (teratogenik, daun nipah, fetus)
Skripsi Siti Diah Ayu Lestari Gea - 200703025...pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (9MB)

Abstract

Tanaman herbal sering dikonsumsi oleh wanita hamil karena dianggap lebih aman dibandingkan obat kimia, meskipun beberapa di antaranya berpotensi menimbulkan efek teratogenik. Daun nipah (Nypa fruticans W.) secara tradisional digunakan sebagai obat herbal untuk berbagai penyakit dan diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, steroid/triterpenoid, saponin, dan tanin yang pada tanaman lain terbukti memiliki efek teratogenik. Namun, hingga saat ini belum ada penelitian yang mengkaji efek teratogenik ekstrak daun nipah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun nipah terhadap berat badan induk, jumlah fetus hidup dan mati, berat dan panjang fetus, morfologi fetus, serta pendarahan pada fetus mencit. Penelitian eksperimental ini menggunakan 25 ekor mencit betina strain Balb/c yang dibagi menjadi lima kelompok: kontrol negatif (KN), serta tiga kelompok perlakuan ekstrak daun nipah dengan dosis 100 mg/kgBB (P1), 200 mg/kgBB (P2), dan 400 mg/kgBB (P3). Perlakuan diberikan secara oral pada hari ke-6 hingga ke-17 kehamilan (fase organogenesis), dan pembedahan dilakukan pada hari ke-18. Hasil analisis statistik (ANOVA) menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan (p>0,05) pada berat badan induk (p=0,893), jumlah fetus (p=0,063), berat fetus (p=0,558), panjang fetus (p=0,583), dan kejadian pendarahan (hemoragi) (p=0,146) antar kelompok perlakuan dan kontrol. Pengamatan morfologi juga tidak menunjukkan kelainan yang singnifikan secara statistik. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun nipah pada dosis 100–400 mg/kgBB tidak menunjukkan efek teratogenik yang signifikan terhadap fetus mencit (Mus musculus L.).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 570 Biology (Biologi, Ilmu Hayat) > 571 Fisiologi dan Subjek berkaitan
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Biologi
Depositing User: Siti Diah Ayu Lestari Gea
Date Deposited: 01 Sep 2026 02:20
Last Modified: 01 Sep 2026 02:20
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60990

Actions (login required)

View Item
View Item