Komunikasi Interpersonal Antar Keluarga Pengantin Terhadap Penetapan Nilai Mahar Sebagai Simbol Status Sosial Di Kabupaten Nagan Raya

Farhan Sofyan, 220401003 (2026) Komunikasi Interpersonal Antar Keluarga Pengantin Terhadap Penetapan Nilai Mahar Sebagai Simbol Status Sosial Di Kabupaten Nagan Raya. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membhas tentang Komunikasi Interpersonal Antar Keluarga Pengantin Terhadap Penetapan  Nilai Mahar] Text (membhas tentang Komunikasi Interpersonal Antar Keluarga Pengantin Terhadap Penetapan Nilai Mahar)
skripsi farhan sofyan repostry.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Mahar merupakan salah satu syarat dalam perkawinan islam yang tidak hanya memiliki dimensi keagamaan tetapi juga mengandung makna sosial dan budaya. Pada masyarakat kabupaten Nagan Raya penetapan nilai mahar dilakukan melalui komunikasi interpersonal antar keluarga pengantin yang melibatkan keluarga calon mempelai dan seulangke sebagai perantara. Dalam proses tersebut,mahar tidak hanya dipahami sebagai kewajiban dalam perkawinan tetapi juga dimaknai sebagai simbol status sosial yang berkaitan dengan kehormatan keluarga, tingkat pendidikan dan kondisi ekonomi penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi interpersonal antar keluarga pengantin dalam penetapan nilai mahar serta memahami makna mahar sebagai simbol status sosial di Kabupaten Nagan Raya penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan keluarga calon mempelai, mempelai laki – laki, mempelai perempuan dan seulangke serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Data dianalisis memlalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses komunikasi interpersonal dalam penetapan nilai mahar berlangsung melalui tahap pendekatan awal, musyawarah, negosiasi hingga tercapainnya kesepakatan. Keberhasilan komunikasi dipengaruhi oleh keterbukaan sikap saling menghargai, empati , serta peran seulangke sebagai mediator dalam menjembatani kepentingan kedua belah pihak. Penelitian ini juga menemukan bahwa nilai mahar tidak hanya ditentukan oleh kemampuan ekonomi tetapi dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan,adat istiadat kondisi sosial, dan persepsi masyarakat terhadap kehormatan keluarga melalui proses interaksi tersebut, mahar dimaknai sebagai simbol status sosial yang merepresentasikan identitas, martabat dan penghargaan terhadap keluarga dalam masyarakat kabupaten Nagan Raya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Farhan Sofyan
Date Deposited: 02 Sep 2026 07:58
Last Modified: 02 Sep 2026 07:58
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/60992

Actions (login required)

View Item
View Item