Peran Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry, Banda Aceh dalam Meningkatkan Kesadaran Mahasiswa terhadap Isu Pelecehan Seksual

Annisa Febrianti, 210801076 (2026) Peran Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry, Banda Aceh dalam Meningkatkan Kesadaran Mahasiswa terhadap Isu Pelecehan Seksual. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Pelecehan seksual, kesadaran mahasiswa, kebijakan PSGA, pendidikan tinggi, pencegahan.] Text (Pelecehan seksual, kesadaran mahasiswa, kebijakan PSGA, pendidikan tinggi, pencegahan.)
Annisa Febrianti, 210801076.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Pelecehan seksual di lingkungan perguruan tinggi merupakan isu serius yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan akademik, termasuk di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh. Meskipun telah diterapkan berbagai kebijakan untuk mencegah dan menangani kasus pelecehan seksual, tingkat pemahaman serta kesadaran mahasiswa terhadap isu ini masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Ar-Raniry dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pelecehan seksual di lingkungan kampus. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa dan pihak terkait di PSGA, serta observasi terhadap program dan kegiatan edukatif yang dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PSGA memiliki peran strategis dalam penguatan kebijakan institusional, edukasi, dan sosialisasi melalui kolaborasi dengan Satgas PPKS dan Unit Layanan Terpadu (ULT). Upaya ini diwujudkan melalui seminar, kampanye, pelatihan, serta pengintegrasian isu gender dalam pembelajaran. Namun, tantangan utama masih terletak pada kurangnya implementasi dan sosialisasi kebijakan. Pemahaman mahasiswa terhadap isu ini masih rendah akibat minimnya informasi, keterbatasan sumber daya, serta rendahnya keterlibatan civitas akademika. Faktor struktural, sosial, dan personal seperti lemahnya dukungan pimpinan, budaya patriarki, dan rasa takut melapor turut memengaruhi efektivitas upaya pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sosialisasi, pendidikan karakter, serta penyediaan sarana pelaporan yang aman dan mudah diakses untuk menciptakan kampus yang benar-benar bebas dari pelecehan seksual.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Pelecehan seksual, kesadaran mahasiswa, kebijakan PSGA, pendidikan tinggi, pencegahan
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 320 Political and Government Science (Ilmu Politik dan Pemerintahan)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Politik
Depositing User: Annisa Febrianti Annisa
Date Deposited: 02 Sep 2026 01:52
Last Modified: 02 Sep 2026 01:52
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61086

Actions (login required)

View Item
View Item