Salsabila, 220101089 (2026) Pengembalian Mahar dalam Perkara Cerai Gugat (Analisis Putusan Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Meureudu Nomor 111/Pdt.G/2021/MS.Mrd). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Salsabila, 220101089 FSH, HK.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini membahas pengembalian mahar dalam perkara cerai gugat dengan menganalisis Putusan Mahkamah Syar’iyah Meureudu Nomor 111/Pdt.G/2021/MS.Mrd. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam memutus sengketa pengembalian mahar, baik ditinjau dari hukum Islam maupun hukum positif Indonesia. Ketentuan tentang mahar dalam perceraian sebelum dukhul pada dasarnya telah diatur dalam QS. Al-Baqarah ayat 237 dan Pasal 35 ayat (1) KHI. Penelitian ini berfokus pada Bagaimana pertimbangan majelis hakim dalam menjatuhkan putusan Mahkamah Syar'iyah Meureudu Nomor 111/Pdt.G/2021/MS.Mrd serta Bagaimana pandangan hukum positif dan padangan hukum Islam (fiqh) terhadap pertimbangan hakim terhadap mahar. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data yang digunakan berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang berkaitan dengan mahar, cerai gugat, serta putusan pengadilan yang menjadi objek penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitis dengan menafsirkan norma hukum yang berlaku dan menghubungkannya dengan pertimbangan majelis hakim dalam putusan a quo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan majelis hakim mengenai jumlah mahar yang harus dikembalikan dalam perkara cerai gugat qabla al-dukhul. Pendapat mayoritas memerintahkan pengembalian seluruh mahar, sedangkan pendapat berbeda menilai bahwa yang seharusnya dikembalikan adalah setengah mahar sesuai ketentuan KHI dan QS. Al-Baqarah ayat 237. Perbedaan ini menunjukkan adanya ketegangan antara pendekatan keadilan substantif dan kepastian hukum dalam penerapan norma mahar pada perkara cerai gugat. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan pemahaman hukum keluarga Islam, khususnya terkait pengembalian mahar dalam perceraian sebelum dukhul.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.313 Maskawin |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Salsabila Salsabila |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 04:05 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 04:05 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61089 |
