Strategi PKBI Dalam Mensosialisasikan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Di Kalangan Remaja Banda Aceh

Sujana, 210305028 (2026) Strategi PKBI Dalam Mensosialisasikan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Di Kalangan Remaja Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Strategi PKBI Dalam Mensosialisasikan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Di Kalangan Remaja Banda Aceh] Text (Strategi PKBI Dalam Mensosialisasikan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Di Kalangan Remaja Banda Aceh)
SKRIPSI JANA B5 (4).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi PKBI dalam Mensosialisasikan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi di Kalangan Remaja di Banda Aceh”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dalam mensosialisasikan pengetahuan kesehatan reproduksi kepada remaja di Banda Aceh serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pengurus atau staf PKBI, peer educator, serta remaja penerima manfaat kegiatan sosialisasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan PKBI dalam mensosialisasikan pengetahuan kesehatan reproduksi dilakukan melalui beberapa pendekatan, yaitu pendekatan kepada remaja, strategi komunikasi interaktif dalam penyampaian materi, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi. Materi yang diberikan mencakup kesehatan reproduksi remaja, HIV/AIDS dan infeksi menular seksual (IMS), kesehatan mental, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba. Strategi tersebut dilakukan dengan menyesuaikan karakteristik remaja agar informasi lebih mudah diterima dan dipahami.Faktor pendukung dalam pelaksanaan sosialisasi meliputi dukungan lembaga, keterlibatan remaja, serta penggunaan metode komunikasi yang sesuai. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, jangkauan peserta, dan masih adanya anggapan sensitif terhadap pembahasan kesehatan reproduksi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 301 Sosiologi dan antropologi
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Sosiologi Agama
Depositing User: Sujana Sujana
Date Deposited: 02 Sep 2026 05:08
Last Modified: 02 Sep 2026 05:08
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61102

Actions (login required)

View Item
View Item