Perspektif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Terhadap Integritas Akademik dalam Mengerjakan Tugas Karya Tulis Ilmiah di Era Artificial Intelligence (AI)

Asyraf Andari Harisma, 22040100 (2026) Perspektif Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Terhadap Integritas Akademik dalam Mengerjakan Tugas Karya Tulis Ilmiah di Era Artificial Intelligence (AI). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of membahas tentang komunikasi dan penyiaran islam] Text (membahas tentang komunikasi dan penyiaran islam)
Asyraf Andari Harisma, 22040100, FDK, KPI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kalangan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, dengan fokus pada bentuk pemanfaatan AI dan perspektif mahasiswa terhadap nilai-nilai integritas akademik dalam pengerjaan tugas karya tulis ilmiah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan praktik pemanfaatan AI serta menganalisis secara mendalam pergeseran makna kejujuran akademik dan krisis kredibilitas mahasiswa sebagai komunikator di tengah disrupsi teknologi Generative AI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari 11 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria intensitas penggunaan AI yang tinggi. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen wawancara tertulis berbasis Google Form, observasi partisipan, dan dokumentasi, yang kemudian diuji keabsahannya melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI sangat dipengaruhi oleh desakan tenggat waktu dan kelelahan kognitif. Mayoritas informan mengaku pernah melakukan praktik copy-paste secara utuh dalam kondisi darurat (survival mode). Tingginya intervensi mesin ini memicu disonansi kognitif berupa rasa cemas dan bersalah, yang berdampak pada menurunnya kualitas komunikasi interpersonal serta hilangnya otentisitas gaya kepengarangan (authorial voice). Mahasiswa meredam disonansi tersebut melalui rasionalisasi dan redefinisi makna "kejujuran akademik", di mana nilai Amanah dan Siddiq dalam etika komunikasi Islam dikontekstualisasikan sebagai kewajiban memverifikasi data guna mencegah misinformasi. Kesimpulannya, kejujuran akademik di era digital telah bergeser menjadi bentuk pertanggungjawaban intelektual atas kebenaran pesan (Qaulan Sadidan). AI harus diposisikan murni sebagai sarana instrumental (wasilah), dan otoritas kebenaran tetap berada di bawah kendali mahasiswa untuk menjaga kredibilitasnya sebagai komunikator akademik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.2 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Asyraf Andari Harisma
Date Deposited: 02 Sep 2026 08:03
Last Modified: 02 Sep 2026 08:03
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61110

Actions (login required)

View Item
View Item