Komunikasi Lingkungan: Strategi Komunitas Konservasi Penyu Dalam Menghadapi Ancaman Kepunahan Penyu Laut Di Lampuuk Aceh Besar

Zakiatul Alia, 220401105 (2026) Komunikasi Lingkungan: Strategi Komunitas Konservasi Penyu Dalam Menghadapi Ancaman Kepunahan Penyu Laut Di Lampuuk Aceh Besar. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Ancaman kepunahan penyu] Text (Ancaman kepunahan penyu)
SKRIPSI_ZAKIATUL ALIA.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan signifikan jumlah sarang penyu laut di Pantai Lampuuk, Aceh Besar, dari 120 sarang pada 2018 menjadi di bawah 40 sarang pada musim 2024–2025, yang disebabkan terutama oleh perburuan telur, predator alami, kerusakan habitat, dan lemahnya dukungan pemerintah. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor ancaman kepunahan penyu di Pantai Lampuuk beserta rekomendasi solusinya serta mendeskripsikan strategi komunikasi lingkungan yang diterapkan Komunitas Konservasi Penyu Lampuuk dalam menghadapi ancaman tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah enam informan yang terdiri atas ketua komunitas, anggota komunitas (mantan pemburu), tokoh agama, dan tiga masyarakat pesisir yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña serta diinterpretasikan menggunakan teori Environmental Communication (Robert Cox) dan IDEAS Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ancaman utama berasal dari perburuan telur, predator, kerusakan habitat, dan minimnya dukungan formal pemerintah. Komunitas menerapkan strategi komunikasi lingkungan berlapis melalui pesan ekologis, kesehatan, dan nilai Islam; saluran interpersonal kekeluargaan, kegiatan pelepasan tukik, dakwah tokoh agama, serta media sosial; dengan sasaran utama pemburu dan anak-anak. Strategi ini berhasil mendorong perubahan perilaku sebagian masyarakat sesuai tahapan IDEAS (Intention–Decision–Execution–Advocacy–Sustainability). Disimpulkan bahwa komunikasi lingkungan berbasis komunitas yang mengintegrasikan nilai lokal, kekeluargaan, dan ajaran Islam lebih efektif diterima masyarakat pesisir Aceh. Disarankan penguatan edukasi berkelanjutan, optimalisasi media sosial, keterlibatan tokoh agama, serta dukungan pemerintah agar konservasi penyu di Lampuuk dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kata Kunci: Komunikasi Lingkungan, Strategi Komunikasi, Konservasi Penyu, Komunitas Konservasi Penyu Lampuuk, IDEAS Model

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 570 Biology (Biologi, Ilmu Hayat) > 577 Ekologi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Zakiatul alia
Date Deposited: 03 Sep 2026 02:15
Last Modified: 03 Sep 2026 02:15
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61156

Actions (login required)

View Item
View Item