Upaya Dinas Syariat Islam dalam Pelaksanaan Kebijakan Berbusana Islam di Kota Banda Aceh

Amira Geubry Fhonna, 220802071 (2026) Upaya Dinas Syariat Islam dalam Pelaksanaan Kebijakan Berbusana Islam di Kota Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Kata Kunci: Upaya, Implementasi Kebijakan, Berbusana Islami, Dinas Syariat Islam] Text (Kata Kunci: Upaya, Implementasi Kebijakan, Berbusana Islami, Dinas Syariat Islam)
AMIRA GEUBRY FHONNA_220802071_watermark.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Pelaksanaan kebijakan berbusana Islami merupakan salah satu bagian dari upaya pelaksanaan Syariat Islam di Kota Banda Aceh yang bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan ketentuan berbusana sesuai dengan nilai-nilai Syariat Islam. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan masyarakat yang belum sepenuhnya menerapkan ketentuan berbusana Islami, seperti tidak menggunakan hijab, menggunakan pakaian yang terlalu ketat, serta berpakaian yang belum sesuai dengan ketentuan Syariat Islam.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya Dinas Syariat Islam dalam pelaksanaan kebijakan berbusana Islami serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan kebijakan tersebut di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Syariat Islam telah melakukan berbagai upaya melalui sosialisasi, dakwah, pembinaan, edukasi, serta koordinasi dengan pihak terkait. Pelaksanaan kebijakan berbusana Islami telah berjalan, namun belum sepenuhnya optimal. Hal ini ditinjau berdasarkan indikator standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, komunikasi antarorganisasi dan aktivitas pelaksana, disposisi atau sikap para pelaksana, serta kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Faktor penghambat dalam pelaksanaan kebijakan terdiri atas faktor internal berupa keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana, dan faktor eksternal berupa perbedaan tingkat pemahaman dan kepatuhan masyarakat serta pengaruh perkembangan zaman, media sosial, dan tren berpakaian. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi, pembinaan, edukasi, sumber daya, dan koordinasi secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan masyarakat serta mengoptimalkan pelaksanaan kebijakan berbusana Islami di Kota Banda Aceh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Upaya, Implementasi Kebijakan, Berbusana Islami, Dinas Syariat Islam
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.9 Aspek Fiqih Lainnya > 2X4.95 Pakaian dan Perhiasan
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 350 Public Administration and Military Science (Administrasi Negara dan Ilmu Kemiliteran)
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 360 Social Problems and Services (Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial) > 361 Masalah dan pelayanan kesejahteraan sosial pada umumnya > 361.6 Kegiatan pemerintah
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Administrasi Negara
Depositing User: Amira Geubry Fhonna
Date Deposited: 25 Sep 2026 07:49
Last Modified: 25 Sep 2026 07:53
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61438

Actions (login required)

View Item
View Item