Integrasi Sains dalam Penafsiran Al-Qur’an Tentang Minuman Beralkohol Menurut Tafsir Ilmi Kementerian Agama RI

Alfin Nur, 211006015 (2026) Integrasi Sains dalam Penafsiran Al-Qur’an Tentang Minuman Beralkohol Menurut Tafsir Ilmi Kementerian Agama RI. Tesis thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Integrasi; Tasfir Al-Qur’an; Minuman Alkohol; Tafsir Ilmi.] Text (Integrasi; Tasfir Al-Qur’an; Minuman Alkohol; Tafsir Ilmi.)
04-FULL TESIS.CETAK FULL.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB)

Abstract

Terdapat perdebatan metodologis terkait corak penafsiran al-Qur’an berbasis sains. Sebagian kalangan menolak tafsir berbasis sains karena dianggap mengganggu kemurnian teks, sementara kelompok lain menilai pendekatan ini memberikan rasionalitas empiris terhadap ajaran syariat, termasuk larangan khamr. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis penggunaan pendekatan ilmiah dalam menafsirkan ayat-ayat tentang khamr dalam Tafsir Ilmi; (2) menganalisis model integrasi antara ajaran agama dan temuan ilmiah dalam penafsiran tersebut; dan (3) menganalisis kontribusi pendekatan integratif ini terhadap pemahaman umat Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan interpretatif tematik, serta teknik studi pustaka sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menemukan bahwa, pertama, Tafsir Ilmi terbitan Kementerian Agama RI menawarkan pendekatan baru yang integratif antara wahyu dan sains dalam penafsiran ayat-ayat tentang minuman beralkohol (khamr). Pendekatan ini tidak lagi terpaku pada dimensi normatif-doktrinal semata, tetapi menggabungkan dalil naqli (Al-Qur’an dan Sunnah) dengan temuan ilmiah (ʿaqli) dari berbagai bidang seperti kimia, biomedis, neurologi, hingga sosiologi. Kedua, didentifikasi empat model integrasi yang digunakan, yaitu model verifikatif, eksplanatoris, komplementer, dan etis-pragmatis, yang menunjukkan cara tafsir ini menjadikan sains sebagai mitra pemaknaan wahyu. Ketiga, kontribusi tafsir ini tidak hanya pada penguatan pemahaman keagamaan, tetapi juga dalam menciptakan literasi keilmuan umat, menyadarkan masyarakat akan nilai kesehatan dalam hukum syariat, serta memperluas jangkauan dakwah dan pendidikan Islam yang lebih kontekstual dan berbasis bukti ilmiah. Disarankan agar kajian tafsir berbasis sains diperluas pada tema-tema syariat lainnya dengan melibatkan kolaborasi multidisipliner, sehingga menghasilkan metodologi penafsiran yang lebih komprehensif dan aplikatif.

Item Type: Thesis (Tesis)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Program Pascasarjana > S2 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email zennira17@gmail.com
Date Deposited: 30 Sep 2026 09:08
Last Modified: 30 Sep 2026 09:08
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61467

Actions (login required)

View Item
View Item