Analisis Problematika dan Strategi Peningkatan Profesionalisme Guru MA Pidie di Era Kurikulum Merdeka

Fuad, 211002006 (2026) Analisis Problematika dan Strategi Peningkatan Profesionalisme Guru MA Pidie di Era Kurikulum Merdeka. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Strategi, Profesionalisme Guru, Kurikulum Merdeka] Text (Strategi, Profesionalisme Guru, Kurikulum Merdeka)
DISERTASI FUAD 211002006.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution No Derivatives.

Download (19MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis problematika dan strategi peningkatan profesionalisme guru agama di Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Pidie dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap guru junior dan senior serta pihak terkait. Analisis data dilakukan secara tematik melalui kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika profesionalisme guru tidak hanya berkaitan dengan pemahaman teknis Kurikulum Merdeka, tetapi mencakup perubahan paradigma dan identitas profesional, kemampuan memahami karakteristik peserta didik, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, adaptasi teknologi, keterbatasan waktu pengembangan profesional, serta belum optimalnya kolaborasi dan refleksi. Guru senior memiliki keunggulan pada pengalaman pedagogis, penguasaan materi, pengelolaan kelas, dan pengetahuan praktis, sedangkan guru junior relatif lebih adaptif terhadap teknologi, inovasi, dan perubahan. Perbedaan tersebut bukan merupakan hierarkhi profesionalitas, melainkan menunjukkan dua modal profesional yang saling melengkapi, yaitu modal pengalaman pada guru senior dan modal adaptif-digital pada guru junior. Strategi peningkatan profesionalisme berlangsung melalui pengembangan individual, dukungan institusional, dan pembelajaran profesional kolaboratif. Pelatihan, bimbingan teknis, supervisi akademik, komunitas belajar, MGMP, lesson study, coaching, mentoring, dan berbagi praktik baik menjadi mekanisme pengembangan profesional. Penelitian menemukan bahwa pelatihan yang bersifat sesaat belum cukup menghasilkan perubahan berkelanjutan tanpa penerapan, umpan balik, refleksi, pendampingan, dan perbaikan praktik. Penelitian menyimpulkan bahwa profesionalisme guru merupakan proses dinamis yang terbentuk melalui interaksi kompetensi, pengalaman, adaptasi, refleksi, kolaborasi, dan dukungan institusional. Karena itu, peningkatan profesionalisme perlu dikembangkan melalui ekosistem pengembangan profesional berkelanjutan yang kontekstual, reflektif, dan kolaboratif untuk memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka di madrasah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Keywords (Kata Kunci): Strategi, Profesionalisme Guru, Kurikulum Merdeka
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.1 Guru dan Pengajaran
Divisions: Program Pascasarjana > S3 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Fuad Burhan
Date Deposited: 30 Sep 2026 04:40
Last Modified: 30 Sep 2026 04:40
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61471

Actions (login required)

View Item
View Item