Illian Hikma, 241010015 (2026) Efektivitas Program Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin Oleh KUA Kecamatan Simeulue Timur Dalam Mewujudkan Keluarga Harmonis. Tesis thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Illian Hikma, 241010015 (2026).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (7MB)
Abstract
Kementerian Agama sebagai langkah preventif untuk membekali calon pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan, yang diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 1221 Tahun 2025. Meskipun program ini telah dilaksanakan secara berkesinambungan, angka perceraian pada tahun 2025 masih mencapai 438.168 kasus secara nasional dan 6.471 perkara di Provinsi Aceh, sehingga efektivitas pelaksanaan bimbingan perkawinan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Simeulue Timur penting untuk dievaluasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan perkawinan, mengevaluasi efektivitasnya dalam membentuk keluarga harmonis, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris (socio-legal research) dengan desain studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap penyelenggara bimbingan perkawinan serta pasangan calon pengantin, sementara data sekunder diambil dari peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, dan literatur terkait. Data dianalisis menggunakan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto dan Lawrence M. Friedman, teori maqāṣid al-syarī'ah, teori keluarga sakinah, serta teori implementasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun secara prosedural-administratif bimbingan perkawinan calon pengantin berjalan sesuai kerangka yang ditetapkan, penyampaian materi Modul 2 (Psikologi Keluarga) dan Modul 4 (Menjaga Kesehatan Reproduksi) masih belum lengkap dan belum mendalam: Modul 4 tidak disampaikan pada salah satu sesi yang diobservasi, sedangkan Modul 2 tidak teramati disampaikan secara eksplisit pada kedua sesi. Program ini tergolong cukup efektif, dengan terpenuhinya dimensi konteks dan sebagian dimensi input; namun, dimensi proses dan produk masih memerlukan penguatan. Faktor pendukungnya mencakup komitmen kelembagaan, ketersediaan sarana, kerja sama lintas sektor, serta motivasi peserta yang tinggi. Sebaliknya, faktor penghambat meliputi keterbatasan jumlah dan kompetensi fasilitator, distribusi bahan bacaan yang belum merata, serta kondisi geografis kepulauan yang menyulitkan aksesibilitas. Penelitian ini merekomendasikan pembagian tugas fasilitator secara tertulis dan terjadwal, pemanfaatan media pembelajaran yang lebih variatif, serta perluasan pemantauan pascabimbingan demi terwujudnya keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
| Item Type: | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.3028 Bimbingan Perkawinan, Termasuk BP4 |
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Illian Hikma |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 01:49 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 01:49 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/61549 |
