[error in script]
Download (4MB) | Preview
Abstract
Perubahan mendasar yang dialami masyarakat dari imbas bencana tsunami beberapa tahun yang lalu tidak hanya menyangkut aspek psikologis namun juga menyangkut aspek ekonomi, sosial budaya maupun politik. Salah satu persoalan yang kerap muncul dan masih perlu penanganan serius dari semua pihak menyangkut pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga, terutama masyarakat nelayan yang sebagai besar penduduknya mendiami wilayah sepanjang pesisir pantai yang merupakan daerah terparah dari bencana tersebut. Diversifikasi pekerjaan yang dilakukan nelayan merupakan salah satu proses mekanisme sosial sebagai salah satu bagian penting dari upaya perbaikan struktur ekonomi rumah tangga mereka. Dalam perspektif strategi nafkah (livelihood strategies) apa yang dilakukan para aggota keluarga atau nelayan tidak lain merupakan kebutuhan mendesak memunuhi kebutuhan pokok dan upaya mengurai kemiskinan yang masih menjadi momok bagi masyarakat nelayan. Namun demikian, ragam peluang pekerjaan yang dilakukan nelayan sangat tergantung pada sumber daya yang tersedia di wilayahnya dan lebih terpusat pada upaya memenuhi kebutuhan konsumtif yang bersifat subsitensi, dan bukan kebutuhan yang bersifat produktif.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Keywords (Kata Kunci): | Strategi Nafkah (Livelihood Strategies, Diversifikasi Pekerjaan Nelayan |
| Subjects: | 200 Religion (Agama) > 2X0 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.36 Hak dan Kewajiban Suami Isteri, termasuk Nafakah |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Administrasi Negara |
| Depositing User: | Mahmuddin Daud |
| Date Deposited: | 21 Feb 2019 03:51 |
| Last Modified: | 21 Feb 2019 04:16 |
| URI: | https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/6261 |
