Persepsi Masyarakat Di Negeri Kedah Tentang Status Sosial Anak Zina

Najihah Binti Zakaria Muhammad Ali, 111209207 (2019) Persepsi Masyarakat Di Negeri Kedah Tentang Status Sosial Anak Zina. Skripsi thesis, UIN Ar Raniry.

[img]
Preview
Text (Persepsi Masyarakat Di Negeri Kedah Tentang Status Sosial Anak Zina)
skripsi jd.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Nama : Najihah binti Zakaria Muhammad Ali NIM : 111209207 Fakultas/Prodi : Syariah dan Hukum/Hukum Keluarga Judul : Persepsi Masyarakat di Negeri Kedah Tentang Status Sosial Anak Zina Tebal Skripsi : 73 Halaman Pembimbing I : Drs. Mohd Kalam Daud, M., Ag. Pembimbing II : Gamal Achyar, Lc, M.Sh. Kata kunci: Status Sosial, Anak Zina. Kehadiran seorang anak merupakan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seorang ibu maupun keluarganya karena anak merupakan buah hati dalam pernikahan dan sebagai landasan keturunan. Sebagaimana diketahui di era modern seperti sekarang ini yang berkembang lebih maju di mana pergaulan antara remaja seringkali membawa kepada hal-hal yang tidak dikehendaki, yang dapat menyebabkan terjadinya kehamilan sebelum pernikahan. Para perempuan yang hamil di luar nikah mungkin harus memutuskan apakah akan menggugurkan kandungannya atau tetap mengasuh anaknya di luar pernikahan. Anak zina merupakan anak-anak yang dilahirkan melalui jalan yang bertentangan dengan hukum syara’ dan juga undang-undang. Hal ini sebagaimana yang terjadi dalam kasus anak hasil zina di skripsi ini. Permasalahan dalam skripsi ini menyangkut pandangan masyarakat di Negeri Kedah tentang status sosial anak zina dan bagaimana tinjauan hukum Islam atas perlakuan masyarakat terhadap anak zina. Penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research), penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif kemudian dianalisis dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitiannya adalah status sosial anak zina dalam pandangan masyarakat di Negeri Kedah sangat beragam, ada sebagian dari masyarakat dapat menerima keberadaan anak zina, dikarenakan masyarakat memiliki pemahaman agama yang baik. Walau bagaimanapun ada juga sebagian yang tidak dapat menerima, dengan alasan anak zina itu dilahirkan dari hubungan yang tidak sah. Sehingga masyarakat membuat batasan dalam pergaulan sehari-hari dengan anak zina tersebut. Hal ini mengakibatkan banyaknya hak dan kewajiban anak zina yang tidak terpenuhi dalam kehidupan bermasyarakat. Hukum Islam sangat memperhatikan kemaslahatan dan perlindungan terhadap anak terlahir secara sah, Demikian juga terhadap anak yang lahir di luar nikah atau hasil zina. Anak yang lahir di luar nikah atau anak zina sangat perlu untuk mendapatkan perlindungan, karena anak tersebut tidak berdosa. Namun yang berdosa adalah kedua orang tuanya. Setiap anak lahir dalam kondisi suci dan tidak membawa dosa turunan, sekalipun ia terlahir dari hasil perbuatan zina. Kemudian menurut hukum Islam juga tidak melarang untuk menjauhi anak zina. Bahkan Islam menganjurkan supaya berbuat baik kepada siapapun tanpa melihat status sosial, nasab, maupun yang lain. Hal ini sesuai dengan atsar Umar bin al Khattab yang berwasiat agar memperlakukan dan memuliakan anak zina dengan baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Drs. Mohd Kalam Daud, M.Ag 2. Gamal Achyar, Lc, M. Sh
Uncontrolled Keywords: Status Sosial, Anak Zina
Subjects: 200 Religion (Agama) > 205 Etika Agama
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.5 Hubungan individu dengan masyarakat
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 346 Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Najihah Binti Zakaria Muhammad Ali Najihah
Date Deposited: 04 Jul 2019 07:54
Last Modified: 04 Jul 2019 07:54
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/8587

Actions (login required)

View Item View Item