Kritik Syed Muhammad naquid Al-Attas terhadap Sekularisme Barat

Muntarina, 311203158 (2017) Kritik Syed Muhammad naquid Al-Attas terhadap Sekularisme Barat. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Sejarah; Biografi)
muntarina.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview

Abstract

Modernisasi telah memberikan kemudahan-kemudahan bagi kehidupan manusia, dan juga telah melahirkan multikrisis yang belum pernah dialami pada abad-abad sebelumnya, yaitu melahirkan sekularisme, yang merupakan sebuah ideologi yang pada mulanya berkembang di dunia Barat dan menyebar hampir ke seluruh penjuru dunia tak terkecuali dunia Islam. Paham ini mempunyai tujuan yaitu memisahkan antara hak Tuhan dengan hak manusia atau memisahkan antara urusan manusia dengan urusan Tuhan. Syed Muhammad Naquib al-Attas salah satu tokoh kontroversial dalam menanggapi paham ini menyatakan bahwa sekularisme telah membebaskan manusia dari kungkungan agama dan kemudian dari kungkungan metafisika yang mengatur akal dan bahasanya. Selanjutnya paham ini mengangkat setinggi-tinginya keistimewaan kemanusiaan, keduniaan dan kebendaan sebagai yang utama dan penting bagi kesejahteraan dan ketentraman manusia di dunia ini. Adapun permasalahan pokok dalam penelitian ini meliputi bagaimana kritik Syed Muhammad Naquib al-Attas terhadap sekularisme Barat dan bagaimana solusi yang al-Attas tawarkan terhadap kekeliruan dalam sekularisme Barat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemikiran al-Attas dan memberikan pemahaman baru tentang kekeliruan dalam sekularisme Barat. Untuk menjawab permasalahan tersebut penulis menggunakan metode deskriptif yaitu peneliti menguraikan secara teratur seluruh konsepsi tokoh, yakni dengan langkah mengumpulkan data-data dari beberapa sumber primer dan sekunder berasal dari pustaka, oleh karena itu penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan (library research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kritik al-Attas terhadap sekularisme Barat yaitu menolak secara total penerapan apapun dari konsep-konsep sekularisme atas dirinya, karena semuanya itu bukanlah milik Islam, dan solusi yang al-Attas tawarkan untuk menghadapi sekularisme Barat, ialah menyeru kepada kaum Muslimin, terutama para sarjana dan cendikiawan untuk mengkaji dan memahami kembali khazanah keilmuan Islam melalui karya-karya ulama yang agung di masa lalu, disamping itu al-Attas juga menawarkan dewesterninasi dan Islamisasi ilmu pengetahuan. Dapat disimpulkan bahwa al-Attas mencoba membawa kembali umat manusia menilik kepada al-Qur’an, dan jangan terlalu mencampurkan pemikiran secara totaliter terhadap sekularisme Barat akan tetapi menawarkan Islamisasi sebagai kunci sekaligus jalan keluar bagi umat Islam, supaya ilmu yang ada dalam Islam benar-benar murni.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Prof.Dr.H. Samsul Rijal, M.Ag 2. Dr. Fuad Ramly, M.Hum
Uncontrolled Keywords: Kritik,al-Attas,Sekularisme Barat
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X9 Sejarah Islam dan Biografi > 2X9.8 Biografi tokoh-tokoh/pemuka-pemuka Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Aqidah
Depositing User: muntari muntarina
Date Deposited: 26 Sep 2017 07:51
Last Modified: 26 Sep 2017 07:51
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/906

Actions (login required)

View Item View Item