Persepsi Hakim Tentang Keutamaan Melafalkan Taklik Talak Pada Saat Akad Nikah (Studi Kasus Di Mahkamah Rendah Syar’iyah Kuantan, Pahang)

Mohammad Faiz Bin Jamaludin, 160101127 (2019) Persepsi Hakim Tentang Keutamaan Melafalkan Taklik Talak Pada Saat Akad Nikah (Studi Kasus Di Mahkamah Rendah Syar’iyah Kuantan, Pahang). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry.

[img]
Preview
Text (Persepsi Hakim Tentang Keutamaan Melafalkan Taklik Talak Pada Saat Akad Nikah (Studi Kasus Di Mahkamah Rendah Syar’iyah Kuantan, Pahang))
Moh Faiz Bin Jamaludin, 160101127, FSH, HK.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB) | Preview

Abstract

Di Provinsi Pahang telah mengatur di dalam Seksyen 50 Enakmen Undang-Undang Keluarga Islam Pahang 2005 bahwa perceraian di bawah taklik atau janji, yaitu seorang perempuan yang bersuami boleh mendapatkan perceraian jika syarat-syarat dari pengakuan taklik talak yang telah dibuat setelah pernikahan dan memohon kepada Mahkamah untuk menetapkan perceraian. Mahkamah perlu mengesahkan perceraian mereka itu jika semua syarat-syarat itu terpenuhi. Taklik talak di Provinsi Pahang adalah bertujuan untuk menjaga kepentingan para istri dari dianiaya atau di tidak diperdulikan oleh suaminya, karena ditakuti dalam kondisi tertentu suami akan lepas tangan dari tanggung jawabnya terhadap istri, bahkan anak-anaknya.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi hakim tentang keutamaan melafalkan taklik talak pada saat akad nikah di Mahkamah Rendah Sya’iyah Kuantan Pahang dan mengetahui nilai kebaikan melafalkan talik talak pada saat akad nikah ditinjau dari perspektif hukum keluarga Islam di Pahang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan mengambil data primer dan data sekunder. Penulis melakukan wawancara dengan Penolong Pengarah Kanan Seksyen Bahagian Sokongan Keluarga Jabatan Kehakiman Syariah Pahang. Hasil pengkajian ini mendapati bahwa menurut persepsi Hakim keutamaan melafalkan taklik talak pada saat akad nikah adalah menjaga kepentingan para istri dari kedhaliman atau ketidakperdulian setiap suami dan membela kaum wanita yang teraniaya. Terdapat perbezaan antara lafal disetiap provinsi lain di Malaysia dan tidak mementingkan lafal taklik ini di Mahkamah. Kesimpulannya adalah Taklik talak pada saat akad nikah diperlukan untuk menyakinkan pada istri bahwa para suami benar-benar terikat dengan janji mereka yang diucapkan dalam taklik itu karena jika kesempatan ini tidak digunakan, mereka akan enggan membaca lafal taklik setelah mereka menyadari akibat yang akan datang. Oleh itu diharapkan terjadinya perkara sebegini membuka mata pihak berwenang untuk mengubah sistem hukum Syariah yang ada di Malaysia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Dr. Tarmizi M. Jakfar, M.Ag Pembimbing II : Husni A. Jalil, MA
Uncontrolled Keywords: Persepsi Hakim Tentang Keutamaan, Melafalkan, Taklik Talak Pada Saat Akad Nikah
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.312 Rukun Nikah, termasuk Akad Nikah
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.6 Hukum Peradilan (Qada`) > 2X4.65 Hakim
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Mohammad Faiz Bin Jamaludin
Date Deposited: 06 Feb 2020 03:36
Last Modified: 06 Feb 2020 03:36
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/10964

Actions (login required)

View Item View Item
TOP