Hubungan Religiusitas dan Kecemasan Menghadapi Kematian pada Kelompok Lanjur Usia di Panti Jompo Meuligoe Jroh Naguna, Banda Aceh.

Safrilsyah, 2020047001 (2011) Hubungan Religiusitas dan Kecemasan Menghadapi Kematian pada Kelompok Lanjur Usia di Panti Jompo Meuligoe Jroh Naguna, Banda Aceh. In: Aceh development international conference 2011 (ADIC 2011), 26-28 Maret 2011, Malaysia.

[img]
Preview
Text (Artikel ini menguraikan tentang pengaruh religiusitas terhadap kecemasan menghadapi kematian pada kelompok lanjut usia di Panti Jompo Meligoe Jroeh Naguna di Nanggroe Aceh Darussalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas secara keseluruhan memb)
ADIC 2011 UKM.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengeruh religiusitas terhadap kecemasan menghadapi kematian pada kelompok lanjut usia di Panti Jompo Meligoe Jroeh Naguna di Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2010. Data dikumpulkan dari 50 kelompok lanjut usia yang menjadi penghuni Panti Jompo Meligoe Jroeh Naguna di Banda Aceh (26 laki-laki dan 24 perempuan) dengan menggunakan dua jenis kuesioner: (1) Muslim Religiusitas (MR) dan Kecemasan menghadapi kematian Skala (DAS), (2) karakteristik demografi data kontrol, survei dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis statistik (uji hipotesis) dilakukan dengan menggunakan Multiple Regression metode stepwise dan dengan program SPSS / Ver.13.00 PC.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas secara keseluruhan memberikan sumbangan pengaruh yang efektif secara signifikan terhadap kecemasan menghadapi kematian pada usia lanjut sebesar (28,6 %). Berdasarkan analisis statistik pada 3 aspek muslim religiusitas (Aqidah, Ibadah dan Akhlak) dengan karakteristik demografi responden (umur, latar belakang pendidikan, dan jenis kelamin) hanya aspek ibadah secara signifikan berkorelasi negatif dengan kecemasan menghadapi kematian pada usia lanjut di panti jompo Meuligoe Jroh Naguna. Dengan koefisien beta -0.511 dan R-square adalah 0.267. hal ini berarti bahwa dua aspek religiusitas (akidah dan akhlak) tidak efektif untuk menurunkan kecemasan terhadap kematian tanpa diiringi dengan aktivitas peribadatan yang baik. Dalam aspek Agama Islam; aqidah, ibadah dan akhlak adalah satu set yang tidak akan sempurna jika tidak diamalkan secara seimbang dan benar.

Key Word: Muslim Religiusitas, Kecemasan Menghadapi Kematian, Lansia.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: 100 Philosophy and Psychology > 150 Psychology (Psikologi/Ilmu Jiwa) > 155 Psikologi direferen dan Pengembangan > 155.6 Psikologi orang Dewasa
Divisions: Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Depositing User: safrilsyah safrilsyah
Date Deposited: 19 Jun 2020 03:49
Last Modified: 19 Jun 2020 03:49
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/12029

Actions (login required)

View Item View Item
TOP