Pengawasan BPOM Aceh Terhadap Produk Kosmetik Berbahaya dan Perlindungan Konsumen Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam (Penelitian Kota Banda Aceh)

Meri Mawaddah, 150102116 (2020) Pengawasan BPOM Aceh Terhadap Produk Kosmetik Berbahaya dan Perlindungan Konsumen Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam (Penelitian Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry.

[img]
Preview
Text (Pengawasan BPOM Aceh Terhadap Produk Kosmetik Berbahaya dan Perlindungan Konsumen Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam (Penelitian Kota Banda Aceh))
Pengawasan BPOM Aceh Terhadap Produk Kosmetik Berbahaya dan Perlindungan Konsumen Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam (Penelitian Kota Banda Aceh).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Kosmetik yang tidak memiliki nomor izin edar dari BPOM menunjukan bahwa kosmetik tersebut tidak aman untuk digunakan karena tidak melalui tahap uji laboratorium sebagai salah satu tahap untuk memperoleh nomor izin edar menurut menteri Kesehatan Nomor 1175/Menkes/Per/XII/2010 tentang Notifikasi Kosmetik. Akibat dari kurangnya penerapan dan pengawasan terhadap standar mutu dan kualitas produk kosmetik, posisi konsumen tidak terlindungi. Masalah dalam penulisan adalah bagaimana pengawasan BBPOM terhadap produk kosmetik yang tidak ada izin edar dan bagaimana perlindungan konsumen terhadap produk tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk mengkaji dari data primer yang diperoleh dari penelitian dengan penelitian langsung kelapangan (field research) menggunakan teknik wawancara dan observasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Meri Mawaddah Meri
Date Deposited: 15 Jul 2020 03:53
Last Modified: 15 Jul 2020 03:53
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/12702

Actions (login required)

View Item View Item
TOP