Eksistensi Dan Pelestarian Bunker Jepang Sebagai Objek Tinggalan Arkeologi Di Simeulue

Irfan Mulyadi, 150501023 (2020) Eksistensi Dan Pelestarian Bunker Jepang Sebagai Objek Tinggalan Arkeologi Di Simeulue. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Eksistensi Dan Pelestarian Bunker Jepang Sebagai Objek Tinggalan Arkeologi Di Simeulue)
Irfan Mulyadi, 150501023, FAH, SKI, 082277903423.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (7MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “Eksistensi dan Pelestarian Bunker Jepang sebagai Objek Tinggalan Arkeologi di Simeulue”. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Simeulue dengan objek diteliti ialah situs bunker tinggalan Jepang yang masih ada dan terdapat di empat desa berbeda yaitu pada Desa Sua-Sua, Naibos, Kampung Aie, serta Desa Malasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah bunker, peran pemerintah dan masyarakat terhadap pelestarian bunker, serta untuk mengetahui analisis dari bangunan bunker yang masih ada di Kabupaten Simeulue. Metode yang digunakan adalah metode arkeologi bersifat deskriptif analisis, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi, serta teknik analisis data yaitu mengikuti analisis arkeologi yang terbagi atas empat aspek yaitu analisis morfologi, teknologi, stilistik, dan analisis jejak pakai. Hasil dari penelitian ini adalah teranalisisnya bangunan-bangunan bunker sebanyak empat situs dengan model yang berbeda-beda satu sama lain. Semua bangunan bunker yang masih ada dibangun dengan mengunakan tehnik pengecoran seperti sekarang ini dengan bahan bangunan yang di anggap kokoh didapat dari daerah itu sendiri yaitu berupa batu dan pasir, kemudian dicampur semen untuk perekatnya.
Hasil penelitian lainnya yang penulis lihat di lapangan ialah tidak adanya kepedulian masyarakat terhadap situs bangunan bunker yang masih tertinggal atau eksis di sekitar mereka, sehingga membuat bangunan-bangunan tersebut menjadi terbengkalai dan tidak terurus serta dipergunakan ke hal negatif seperti menjadikan bunker sebagai tempat pembuangan sampah. Maka dari itu penulis berharap kepada pemerintah dan masyarakat setempat agar situs cagar budaya berupa bangunan bunker ini dapat dilestarikan serta dirawat agar bangunan ini tetap ada eksis di masyarakat, sehingga menjadi sebuah aspek penting terhadap Kabupaten Simeulue. Pelestarian bunker-bunker ini dapat menjadi sebuah destinasi bagi wisatawan dalam dan luar negeri, serta menjadi ilmu yang bermanfaat terhadap generasi akan datang dalam bidang ilmu sejarah, arkeologi, dan kebudayaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Drs. Nasruddin AS, M.Hum 2. Istiqamatunnisak, MA
Uncontrolled Keywords: Eksistensi dan Pelestarian, Bunker Jepang, Simeulue
Subjects: 900 Geography and History
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Irfan Mulyadi
Date Deposited: 31 Aug 2020 04:16
Last Modified: 31 Aug 2020 04:16
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/13291

Actions (login required)

View Item View Item
TOP