Performance Supervisor dalam Membangun Budaya Akademik Guru di SMAN 3 Banda Aceh

Miftahul Jannah, 160206029 (2020) Performance Supervisor dalam Membangun Budaya Akademik Guru di SMAN 3 Banda Aceh. Skripsi thesis, UIN AR-RANIRY.

[thumbnail of Performance Supervisor dalam Membangun Budaya  Akademik Guru di SMAN 3 Banda Aceh]
Preview
Text (Performance Supervisor dalam Membangun Budaya Akademik Guru di SMAN 3 Banda Aceh)
Miftahul Jannah, 160206029, FTK, 085373339967.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Guru sebagai pendidik profesional akhir-akhir ini mulai dipertanyakan eksistensinya secara fungsional. Guru tidak hanya dituntut dalam mengajar namun juga mengajar moralitas, guru merupakan sumber penyejuk dan penjaga kondusifitas di lingkungan sekolah. Membangun budaya akademik guru merupakan suatu upaya dalam pencapaian tujuan pendidikan. Sehingga guru akan dinilai dengan kualitas budaya akademik yang dimiliki oleh guru. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis kinerja kepala sekolah dalam membangun budaya akademik guru di SMAN 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil bagian kurikulum dan guru. Analisis data menggunakan model Miles dan Hubberman. Hasil penelitian antara lain: (1) kompetensi supervisi kepala sekolah dalam membangun budaya akademik guru, sebagai berikut: Pertama. Merencanakan program yang berbasis pada budaya akademik guru. Kedua. Melaksanakan program yang berbasis pada budaya akademik guru. Ketiga. Menindaklanjuti hasil, kepala sekolah menindaklanjuti hasil penilaian supervisi dengan menyelenggarakan workshop. (2) motivasi kepala sekolah dalam membangun budaya akademik guru berasal dari intrinsik dan ektrinsik. Adapun motivasi intrinsik, kepala sekolah memiliki harapan pada dirinya untuk bisa menjadi manager sekolah yang lebih baik dan membangun etos kerja yang baik, sedangkan motivasi ektrinsik, kepala sekolah membangun hubungan interpersonal yang baik dengan rekan kerja dan memiliki kondisi kerja yang bagus. (3) faktor penghambat dalam membangun budaya akademik guru, di antaranya: budaya disiplin siswa saat kedatangan pagi hari karena sangat heterogen, sehingga berefek kepada guru. Kemudian, merekrut guru yang sudah pensiun terbatas. Jika performance supervisor bagus, maka budaya akademik akan terbangun dengan baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.1 Guru dan Pengajaran
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 375 Kurikulum
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Miftahul Jannah
Date Deposited: 31 Aug 2020 04:21
Last Modified: 31 Aug 2020 04:21
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/13294

Actions (login required)

View Item
View Item