Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Di SMAN 1 Blangpegayon.

Ramaiyana, 150207111 (2020) Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Di SMAN 1 Blangpegayon. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry.

[img]
Preview
Text (Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Di SMAN 1 Blangpegayon.)
Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Di SMAN 1 Blangpegayon.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (8MB) | Preview

Abstract

Keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Biologi di SMAN1 Blangpegayon masih tergolong rendah. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya penerapan model pembelajaran dan masih diterapkan proses pembelajaran secara direct instruction. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur peningkatan keterampilan proses sains siswa dan hasil belajar siswa kelas XI SMAN1 Blangpegayon terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi sistem peredaran darah manusia. Metode yang digunakan adalah pre experiment dibuat dalam bentuk one group pre-test and post-test design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMAN1 Blangpegayon Kabupaten Gayo Lues, sampel pada penelitian ini adalah kelas XI IPA2 berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan cara observasi dan tes. Analisis data keterampilan proses sains siswa menggunakan rumus persentase dan analisis data hasil belajar menggunakan rumus N-gain dan statistik uji-t. Hasil penelitian diketahui bahwa keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan yaitu pada pertemuan pertama 70% dengan kategori baik dan pertemuan kedua 80% dengan kategori sangat baik. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan (N-gain) yaitu 0,65 kategori sedang dan nilai rata-rata pre-test yaitu 36,5 dan nilai rata-rata post-test yaitu 76,5. Hasil uji-t menunjukkan thitung = 15,55 dan ttabel= 2,093, sehingga thitung ≥ ttabel . Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa kelas XI SMAN1 Blangpegayon Kabupaten Gayo Lues pada materi sistem peredaran darah manusia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 000 Computer Science, Information and System > 001 Knowledge
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Biologi
Depositing User: Ramaiyana Ramaiyana
Date Deposited: 04 Sep 2020 01:55
Last Modified: 04 Sep 2020 01:55
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/13474

Actions (login required)

View Item View Item
TOP