Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Menjadi Produk Bernilai Ekonomi (Studi Di Gampong Nusa Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar)

Mirja Mucstaqin, 150404016 (2020) Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Menjadi Produk Bernilai Ekonomi (Studi Di Gampong Nusa Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar). Skripsi thesis, UIN AR-RANIRY.

[img]
Preview
Text (Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Menjadi Produk Bernilai Ekonomi (Studi Di Gampong Nusa Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar))
Mirja, 150404016, FDK, PMI, 082273202285.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pengelolaan sampah berbasis masyarakat adalah program besar yang berfokus pada upaya pengurangan timbunan sampah plastik dengan mengubahnya menjadi barang bernilai ekonomis. Di dalam program tersebut terdapat beberapa subprogram yang telah menghasilkan aktivitas turunan yang terbukti mampu memberikan dampak nyata pada kehidupan masyarakat. Pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Gampong Nusa juga sudah ada sejak tahun 2006, tujuan awalnya untuk menghilangkan sampah-sampah yang ada ketika bencana tsunami, namun seiring berjalannya waktu pengelolaan sampah di Gampong Nusa membuat masyarakat merasakan dampak baik yang bernilai ekonomi, sehingga produk-produk yang dikreasikan oleh masyarakat Gampong Nusa sudah terjual ke berbagai kalangan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keadaan lingkungan Gampong Nusa, dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi di Gampong Nusa. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi produk bernilai ekonomi adalah menjadikan Gampong Nusa menjadi gampong yang ramah lingkungan, menjadikan hasil pengelolaan sampah menjadi produk yang bernilai ekonomi. Strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi produk bernilai ekonomi adalah dengan cara tidak berangan-angan tetapi dengan cara menunjukkan apa yang disampaikan ke yang lain kemudian tunjukkan bahwa kenyataan sudah dilakukan. Faktor hambatan dalam melakukan pengelolaan sampah di Gampong Nusa adalah ketika pemerintah tidak turun tangan dalam membantu mensejahterakan masyarakat dalam hal bimbingan maupun bantuan fisik sehingga masyarakat bergerak sendiri untuk mensejahterakan gampong. Adapun faktor pendukung yang diterima adalah kemauan pribadi masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah sehingga masyarakat merasakan hasil dari perbuatan yang mereka lakukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengelolaan Sampah, dan Produk Bernilai Ekonomi
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.1 Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Mirja Mucstaqin
Date Deposited: 07 Sep 2020 04:32
Last Modified: 07 Sep 2020 04:32
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/13676

Actions (login required)

View Item View Item
TOP