Distorsi Komunikasi Pada Foto-Foto Selfie Narsis Pada Remaja (Kajian Pada Remaja Pengguna Instagram)

Ishlahul Umam, 411307088 (2020) Distorsi Komunikasi Pada Foto-Foto Selfie Narsis Pada Remaja (Kajian Pada Remaja Pengguna Instagram). Skripsi thesis, Uin Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (membahas tentang distorsi komunikasi terhadap foto narsis remaja)
Ishlahul Umam, 411307088, FDK, KPI, 082273125925.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Distorsi Komunikasi Pada Foto-Foto Selfie Narsis Pada Remaja (Kajian Pada Remaja Pengguna Instagram)”. adapun yang mejadi latar belakang masalah, Remaja pada umumnya tidak paham akan foto yang ditampilkan disalah maknakan oleh orang yang melihatnya, sehingga foto yang ditampilkan di instagram asal posting tanpa ada pertimbangan. Foto-foto yang diposting para remaja biasanya menampilkan sesuatu yang berlebihan dan menampilkan kemewahan, seperti pakaian baru, makanan yang mewah, perbuatan baik yang ingin di puji, foto di tempat mewah atau di tempat ibadah, foto dengan gaya yang mengundang hasrat dan syahwat serta masih banyak foto-foto lain yang cenderung berpotensi menjadi foto narsis. Saat ini para remaja yang memposting foto-foto yang berlebihan terkadang tidak bermaksud untuk narsis akan tetapi orang yang melihat mengalami distorsi komunikasi. Adapun rumusan masalah adalah, 1. Bagaimana bentuk foto-foto narsis remaja pada akun media sosial Instagram. 2. Bagaimana terjadi distorsi komunikasi terhadap foto-foto remaja pada akun media sosial Instagram. 3. Bagaimana pandangan Islam terhadap foto narsis dan distorsi komunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui foto-foto narsis remaja pada akun media sosial Instagram, 2 Untuk mengetahui terjadi distorsi komunikasi terhadap foto-foto remaja pada akun media sosial Instagram, 3. Untuk mengetahui pandangan Islam terhadap foto narsis dan distorsi komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data field research (penelitian lapangan) dan analisis isi, sementara Teknik analisis data dengan cara menelaah seluruh data, pemeriksaan keabsahan data, dan penafsiran data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Bentuk foto narsis pada remaja yang diposting melalui instagram terlihat pada gaya pose, sudut pandang dari objek suatu gambar, fashion yang digunakan serta captions yang ditulis sebagai penjelas atau yang menerangkan makna foto yang diupload di instagram, 2. Distorsi komunikasi pada foto-foto narsis pada remaja, terjadi karena beberapa faktor seperti foto yang ditampilkan tidak teraturan atau hanya sekedar untuk gaya-gayaan anak remaja, kemudian captions yang disisipkan dibawahnya tidak sesuai dengan foto yang ditampilkan atau makna foto dengan captions bersebrangan (tidak berkesesuaian), 3. Pandangan islam terhadap foto pada hakikatnya boleh selama ia masih memiliki etika dan mengikuti pentunjuk yang diajarkan oleh nabi melalui para ulama, namun foto narsis yang terdapat sifat takabur, ria dan ujub maka ia menjadi haram, karena bertentangan dengan nilai-nilai agama islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: pembimbing: 1. Ade Irma, B.H.Sc.,M.A. 2. Zainuddin T., M.Si.
Uncontrolled Keywords: distorsi, komunikasi, foto narsis, remaja, instagram
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.2 Komunikasi
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.2 Komunikasi > 302.23 Media (Sarana Komunikasi)
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.3 Interaksi sosial dalam kelompok
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Ishlahul Umam Umam
Date Deposited: 23 Sep 2020 03:25
Last Modified: 23 Sep 2020 03:25
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/14174

Actions (login required)

View Item View Item
TOP