Perlindungan Perempuan Dalam Instruksi Walikota Banda Aceh Nomor 2 Tahun 2015 Mengenai Pembatasan Jam Kerja Bagi Perempuan (Ditinjau Menurut Hukum Islam)

Amadita, 160101033 (2020) Perlindungan Perempuan Dalam Instruksi Walikota Banda Aceh Nomor 2 Tahun 2015 Mengenai Pembatasan Jam Kerja Bagi Perempuan (Ditinjau Menurut Hukum Islam). Skripsi thesis, UIN AR-RANIRY.

[img]
Preview
Text (Perlindungan Perempuan Dalam Instruksi Walikota Banda Aceh Nomor 2 Tahun 2015 Mengenai Pembatasan Jam Kerja Bagi Perempuan (Ditinjau Menurut Hukum Islam))
Amadita, 160101033, FSH, HK, 08227709542.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (9MB) | Preview

Abstract

Salah satu aspek penting dalam menjalani kehidupan berkeluarga, berumah tangga, bahkan sendiri yaitu adalah masalah ekonomi. Islam telah menetapkan laki-laki sebagai pencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi perempuan akan turun tangan mencari nafkah ketika tidak ada laki-laki yang bisa bertanggung jawab terhadap keluarganya atau ketika istri ingin membantu suami memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Penelitian ini secara khusus meneliti tentang perlindungan perempuan dalam instruksi walikota Banda Aceh nomor 2 tahun 2015 mengenai pembatasan jam kerja bagi perempuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi dari instruksi wali kota Banda Aceh nomor 2 tahun 2015 mengenai pembatasan jam kerja bagi perempuan, kaitan instruksi wali kota Banda Aceh dengan perlindungan perempuan, dan untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap pembatasan jam kerja bagi perempuan. Metode penelitian ini adalah kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya yaitu penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan studi kasus dan penelitian kepustakaan (library research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi instruksi walikota Banda Aceh nomor 2 tahun 2015 mengenai pembatasan jam kerja bagi perempuan sudah dijalankan oleh pihak-pihak yang bertugas mengawasi dan menertibkan masyarakat kota Banda Aceh seperti satpol PP, WH. Jika ada masyarakat yang terjaring intrsuksi ini, maka masyarakatnya pun mematuhi himbauan dari personil satpol PP dan WH yang bertugas. Dan bagi yang tidak mengetahui adanya instruksi ini, maka ketika masyarakat di himbau untuk segera pulang ke rumah, personil satpol PP dan WH pun memberitahukan bahwasanya ada instruksi walikota Banda Aceh tersebut. Instruksi ini juga berkaitan dengan perlindungan perempuan, karena dengan adanya instruksi tersebut, perempuan tidak diperbolehkan berada di luar rumah lewat pukul 23:00 WIB. Dan pelaku usaha tidak bisa sembarangan mempekerjakan perempuan pada malam hari tanpa memenuhi kewajibannya terhadap pekerja perempuan pada malam hari. Dalam tinjauan hukum Islam, batasan jam kerja tersebut sudah sesuai. Landasan teologis kewajiban perempuan untuk tinggal di dalam rumah atau hanya berkiprah di ranah domestik selalu merujuk pada QS. Al-Ahzab ayat 33.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Dr. Khairani, S.Ag., M.Ag Pembimbing II : Azka Amalia Jihad, S. HI., M.E.I
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Perempuan, Instruksi Walikota Banda Aceh, Pembatasan Jam Kerja Perempuan, Hukum Islam
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.2 Politik > 2X6.22 Sistem Pemerintahan
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 305 Kelompok sosial > 305.4 Perempuan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Amadita Amadita
Date Deposited: 06 Oct 2020 03:42
Last Modified: 06 Oct 2020 03:42
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/14425

Actions (login required)

View Item View Item
TOP