Dampak Pasal 80A Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan Terhadap Eksistensi Ormas Islam di Indonesia (Studi Persepsi Ormas Islam di Kota Banda Aceh)

Jannatur Rahmi, 150105022 (2020) Dampak Pasal 80A Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan Terhadap Eksistensi Ormas Islam di Indonesia (Studi Persepsi Ormas Islam di Kota Banda Aceh). Skripsi thesis, UIN AR-RANIRY.

[img]
Preview
Text (Dampak Pasal 80A Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan Terhadap Eksistensi Ormas Islam di Indonesia (Studi Persepsi Ormas Islam di Kota Banda Aceh))
Jannatur Rahmi, 150105022, FSH, HTN, 082370874152.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (8MB) | Preview

Abstract

Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) diatur dalam UU No. 16 Tahun 2017. Disahkannya UU ini karena adanya Ormas-Ormas yang berindikasi Anti-Pancasila/Radikalisme. Dalam UU tersebut adanya perpindahan pencabutan status badan hukum Ormas dari pengadilan ke pemerintah, yang dianggap dapat menghambat ruang kebebasan Ormas. Adapun yang menjadi permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana persepsi pengurus Ormas Islam di Kota Banda Aceh terhadap Pasal 80A UU No. 16 Tahun 2017, serta bagaimana dampak ditetapkannya Pasal 80A UU No.16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan terhadap eksistensi Ormas Islam di Indonesia. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui persepsi pengurus Ormas Islam di Kota Banda Aceh dalam Pasal 80A UU No. 16 Tahun 2017 dan untuk mengetahui dampa ditetapkannya Pasal 80A UU No. 16 Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analisis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, persepsi pengurus Ormas di Kota Banda Aceh dari ditetapkannya Pasal 80A UU No. 16 Tahun 2017 adalah adanya penolakan secara halus terkait sistem pencabutan status badan hukum Ormas yang berpindah dari tangan pengadilan ke tangan pemerintah. Dampaknya sendiri ada dua, yaitu dampak internal dan dampak eksternal. Dampak internal adalah dampak terhadap Ormas itu sendiri seperti adanya ketakutan/kekhawatiran oleh Ormas akan terjadinya penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh pemerintah. Dampak eksternal adalah dampak yang ditimbulkan dari ditetapkannya Pasal 80A UU No. 16 Tahun 2017 yaitu berupa demo, tindakan/penolakan terhadap UU tersebut. Di Aceh adanya penolakan terhadap Pasal 80A UU No. 16 Tahun 2017 yang dilakukan oleh sejumlah perwakilan Ormas dengan melakukan Konferensi Pers di Kantor Dakwah HTI Aceh. Diluar Aceh banyak terjadi demo akan aksi penolakan terhadap UU Ormas. Mereka menilai bahwa pemerintahan Jokowi tidak bersahabat, tidak menyukai akan Islam, dan melemahkan Islam itu sendiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Dr. Khairuddin, S.Ag.,M. Ag. Pembimbing II : Syarifah Rahmatillah, S. HI. MA
Uncontrolled Keywords: Dampak, Eksistensi Ormas, Persepsi
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.2 Politik > 2X6.22 Sistem Pemerintahan
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.6 Organisasi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Tata Negara
Depositing User: Jannaturr Rahmi
Date Deposited: 13 Oct 2020 03:01
Last Modified: 13 Oct 2020 03:01
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/14491

Actions (login required)

View Item View Item
TOP